160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
INFO LEBIH LANJUT KLIK: https://www.dfskmotors.co.id/id

DPR dan Pemerintah Sepakat Perkuat Kebijakan Fiskal dan Moneter

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad Saat jumpa pers, Sufmi Dasco menyampaikan bahwa pertemuan ini dilakukan guna mengevaluasi perkembangan ekonomi nasional terkini pada Sabtu (6/6/2026) di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat.
750 x 100 PASANG IKLAN

Jakarta,corebusiness.co.id-Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menggelar rapat koordinasi dengan pejabat di bidang ekonomi pada Sabtu (6/6/2026) di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat. Pejabat yang hadir antara lain Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Ketua Komisi XI DPR Mohamad Hekal.

Saat jumpa pers, Sufmi Dasco menyampaikan bahwa pertemuan ini dilakukan guna mengevaluasi perkembangan ekonomi nasional terkini.

“Pada hari ini DPR sengaja berkumpul dengan teman-teman dari lembaga otoritas moneter maupun kebijakan fiskal serta dari pihak pemerintah untuk mengadakan evaluasi mengenai perkembangan ekonomi,” ujar Dasco.

Politikus Partai Gerindra tersebut menjelaskan, selain melakukan evaluasi makro, pertemuan antarlembaga ini juga krusial untuk memperkuat koordinasi antara kebijakan fiskal yang dipegang Kementerian Keuangan dan kebijakan moneter yang dikomandani Bank Indonesia.

750 x 100 PASANG IKLAN

Sinergi kedua lini ini dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global.

“Para pihak melakukan koordinasi antara fiskal dan moneter sehingga bisa saling mendukung demi pertumbuhan ekonomi yang lebih baik pada saat ini,” kata Dasco.

Ia memastikan bahwa pertemuan intensif ini telah membuahkan hasil positif berupa sejumlah kesepakatan strategis oleh masing-masing pihak, baik dari otoritas moneter, fiskal maupun dari pihak pemerintah.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan bahwa saat ini pemerintah terus fokus berupaya melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah. Caranya dengan penguatan koordinasi moneter fiskal melalui dua langkah. Pertama, meningkatkan daya tarik atau imbal hasil supaya portofolio inflow kembali masuk. Kedua, adalah menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan dengan cara pengelolaan kas pemerintah tetap di BI.

750 x 100 PASANG IKLAN

“Tapi tentu saja adalah peningkatan remunerasi atau bunga yang dibayarkan BI kepada pemerintah. Dengan demikian operasi moneter itu tetap berjalan untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah sementara operasi fiskalnya juga mendukung,” ucap Perry.

Selanjutnya, Menkeu Purbaya menyatakan akan fokus memastikan kebijakan fiskal berjalan baik sehingga pertumbuhan ekonomi makin cepat. Ia juga menyatakan akan meningkatkan koordinasi dan mendukung Bank Sentral supaya kebijakan ekonomi makin sinkron di level makro maupun mikro.

“Langkah-langkah tersebut bertujuan agar nilai rupiah dapat stabil sehingga tidak membebani masyarakat kecil. Yang penting adalah kita ingin melihat dampak ke masyarakat yang positif dari rupiah itu. Saya dengar penjual tempe, penjual tahu sudah tergerus keuntungannya atau terpaksa menaikkan harga karena bahan bakunya masih diimpor,” tutur dia. (Gaska)

 

750 x 100 PASANG IKLAN

750 x 100 PASANG IKLAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
750 x 100 PASANG IKLAN