Padangsidimpuan,corebusiness.co.id-Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, menyatakan dukungan terhadap gagasan pengembangan Embarkasi Maritim Pantai Barat Sumatera. Bahkan, Pemerintah Kota Padangsidimpuan menyatakan kesediaannya menjadi tuan rumah pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) yang dijadwalkan pada 7 Januari 2027.
Dukungan tersebut disampaikan Wali Kota saat menerima audiensi Yayasan Sangap Gabe Arta yang dipimpin langsung oleh ketuanya, H. Albiner Sitompul, di Kota Padangsidimpuan, Jumat (6/11/2026).
Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Dr. Zainal E. Hasibuan yang memberikan pandangan mengenai posisi historis dan strategis Kota Padangsidimpuan dalam perkembangan kawasan Pantai Barat Sumatera.
Wali Kota Dalimunthe menyambut positif gagasan Embarkasi Maritim Pantai Barat. Menurutnya, inisiatif tersebut memiliki nilai strategis dalam memperkuat konektivitas wilayah, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Padangsidimpuan ini adalah kota penyangga Tabagsel. Karena itu, kita harus mendukung setiap ikhtiar yang memperkuat konektivitas, ekonomi, dan pelayanan masyarakat di kawasan Pantai Barat,” ujar Dalimunthe.
Dalam diskusi tersebut, Zainal E. Hasibuan turut menyoroti identitas historis Kota Padangsidimpuan yang dikenal sebagai Kota Pendidikan dan Kota Perdagangan sejak masa sebelum kolonialisme Belanda. Sejarah tersebut menjadi modal penting dalam menempatkan Padangsidimpuan sebagai salah satu pusat pertumbuhan dan aktivitas ekonomi di kawasan Tapanuli Bagian Selatan.
Sementara itu, Ketua Yayasan Sangap Gabe Arta, H. Albiner Sitompul menjelaskan bahwa Padangsidimpuan memiliki posisi strategis sebagai kota penyangga bagi wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), sekaligus berpotensi menjadi simpul pendukung konektivitas dan aktivitas ekonomi dalam pengembangan Embarkasi Maritim Pantai Barat.
Konsep Kapal Pesiar Umrah dan Tujuh Pelabuhan
Saat diwawancarai, H. Albiner Sitompul menjelaskan bahwa konsep yang dipaparkan kepada Wali Kota Padangsidimpuan merupakan bagian dari rencana pembangunan Koperasi Jasa Maritim Ridho Ilahi, yakni menyiapkan sebuah kapal pesiar yang akan melayani perjalanan jamaah umrah melalui jalur laut dengan menghubungkan sejumlah pelabuhan strategis di kawasan Pantai Barat Sumatera.
Rute yang direncanakan mencakup tujuh pelabuhan, yaitu Pelabuhan Pulau Baai di Bengkulu, Pelabuhan Teluk Bayur di Padang, Pelabuhan Palimbungan di Batahan, Pelabuhan Sibolga, Pelabuhan Barus, Pelabuhan Labuhan Aji, serta Pelabuhan Balohan di Sabang.

Menurut Albiner, konsep ini diharapkan dapat membuka alternatif konektivitas maritim untuk pelayanan perjalanan umrah, sekaligus mengintegrasikan potensi ekonomi masyarakat pesisir, sektor pertanian, perikanan, dan usaha koperasi di wilayah yang dilalui.
“Konsep yang kami laporkan adalah pembangunan koperasi jasa maritim dengan menyiapkan kapal pesiar untuk mengangkut jamaah umrah melalui sejumlah pelabuhan di Pantai Barat Sumatera. Kami ingin menghubungkan potensi daerah, memperkuat kerja sama antarkoperasi, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir,” jelas H. Albiner Sitompul.
Ia menambahkan, pengembangan Embarkasi Maritim Pantai Barat tidak hanya berorientasi pada layanan transportasi jamaah umrah, tetapi juga diarahkan untuk membangun ekosistem ekonomi maritim yang melibatkan koperasi dan pelaku usaha lokal di empat provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Bengkulu.
Padangsidimpuan Siap Fasilitasi FGD
Sebagai bentuk dukungan konkret, Wali Kota Padangsidimpuan menyatakan kesediaannya menjadi tuan rumah FGD pada 7 Januari 2027. Pemerintah Kota juga membuka ruang kontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut maupun menindaklanjuti rekomendasi yang dihasilkan.
FGD ini direncanakan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk koperasi dari wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Bengkulu, guna membangun kesepahaman serta merumuskan langkah strategis pengembangan Embarkasi Maritim Pantai Barat.
H. Albiner Sitompul menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan serta dukungan Pemerintah Kota Padangsidimpuan. Ia berharap, keterlibatan pemerintah daerah sebagai tuan rumah dapat menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas wilayah demi terwujudnya Embarkasi Maritim Pantai Barat Sumatera.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, serta diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol silaturahmi dan komitmen bersama untuk mendorong realisasi gagasan strategis tersebut. (Rif)
Pemimpin Redaksi di corebusiness.co.id