160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
Informasi Lengkap DFSK E5 Plus, Klik: https://www.dfskmotors.co.id/Passenger/E5Plus.html

YLKI Desak Pertamina dan ESDM Transpran soal Stok dan Distribusi BBM

Antrean kendaraan di salah satu SPBU di Makassar mulai melandai. Foto: Pertamina Patra Niaga.
750 x 100 PASANG IKLAN

Jakarta,corebusiness.co.id–Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mendesak Pertamina dan Kementerian ESDM memberikan penjelasan secara transparan didukung oleh data yang jelas kepada publik terkait kondisi pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia.

Desakan YKLI tersebut disampaikan Sekretaris Eksekutif YLKI, Rio Priambodo, merespons terjadinya antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, baru-baru ini. Bila perlu, kata Rio, Pertamina dan ESDM melakukan konferensi pers bersama agar tidak terjadi simpang siur informasi di tengah masyarakat.

Tak hanya itu, YLKI juga mendesak DPR RI memanggil Pertamina Patra Niaga dan Kementerian ESDM untuk meminta penjelasan secara komprehensif mengenai penyebab antrean BBM dan kondisi distribusinya. Karena, menurut YLKI, persoalan BBM menyangkut kebutuhan dasar masyarakat sehingga tidak boleh dibiarkan berlarut-larut tanpa kejelasan dan pertanggungjawaban.

Rio mengungkapkan, panic buying tidak boleh dijadikan alasan tunggal untuk menjelaskan antrean BBM. Kekhawatiran masyarakat justru harus dijawab dengan kepastian stok, distribusi, dan informasi yang transparan.

“Jika pemerintah dan Pertamina menyatakan stok aman, maka konsumen harus dapat memperoleh BBM secara mudah, wajar, dan tidak harus mengantre berjam-jam,” ujar Rio melalui keterangan tertulis kepada corebusiness.co.id, Senin, 14 September 2026.

Rio menekankan, jika ditemukan penyalahgunaan BBM subsidi, YLKI meminta dilakukan penegakan hukum secara tegas. Praktik seperti penimbunan, pengisian berulang secara tidak wajar, penggunaan identitas atau QR yang tidak sesuai, maupun modus penyalahgunaan lainnya harus ditindak karena pada akhirnya merugikan konsumen yang memang berhak mendapatkan BBM subsidi.

Terkait kejadian tersebut, Rio menyampaikan bahwa YLKI membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan BBM, baik terkait kelangkaan, antrean yang tidak wajar, pembatasan yang tidak jelas, maupun persoalan pelayanan di SPBU. Menurutnya, pengaduan masyarakat penting untuk advokasi keadilan distribusi energi di seluruh negeri

“YLKI meminta pemerintah memastikan distribusi BBM benar-benar mudah diakses oleh konsumen. Jangan sampai BBM secara statistik dinyatakan tersedia, tetapi secara faktual konsumen kesulitan mendapatkannya,” imbuhnya.

Ia mengemukakan bahwa ukuran ketersediaan BBM bukan hanya berapa banyak stok di tangki, tetapi apakah konsumen dapat memperoleh BBM dengan mudah, wajar, dan tanpa antrean yang berlebihan.

YLKI mengingatkan adanya efek domino apabila kelangkaan atau sulitnya akses BBM tidak segera diatasi. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh konsumen, tetapi dapat mengganggu berbagai sektor, mulai dari transportasi, pendidikan, kesehatan, distribusi pangan dan barang, kebersihan, hingga pelayanan publik lainnya.

“Mobilitas masyarakat, guru dan siswa dapat terganggu, begitu pula operasional fasilitas kesehatan dan layanan publik yang membutuhkan BBM. Karena itu, persoalan BBM harus segera ditangani karena dampaknya dapat meluas dan mengganggu aktivitas masyarakat secara keseluruhan,” tukasnya.

YLKI menegaskan, jangan hanya mengatakan stok BBM aman lalu menyalahkan panic buying. Jika stok memang aman, kata Rio, pemerintah dan Pertamina, dalam hal ini Pertamina Patra Niaga, harus bisa membuktikan dengan memastikan konsumen bisa mendapatkan BBM dengan mudah.

“Sebab bagi konsumen, BBM yang tersedia di atas kertas tetapi sulit didapatkan di SPBU, pada hakikatnya tetap merupakan persoalan pelayanan publik,” jelas Rio.

Pages: 1 2
750 x 100 PASANG IKLAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
750 x 100 PASANG IKLAN