160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
INFO Lebih Lanjut Klik: https://www.dfskmotors.co.id/id

Ronald Sulistyanto: Industri Hilir dan Hulu Bauksit Harus Berkembang Bersama-sama

Ketua Asosiasi Bauksit Indonesia (ABI) Ronald Sulistyanto. Foto: dok.pribadi.
750 x 100 PASANG IKLAN

PEMERINTAH menyampaikan kabar gembira bagi industri hilir bauksit di Tanah Air. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, mengungkapkan komoditas utama investasi hilirisasi mulai bergeser pada triwulan II 2026. Bauksit kini menjadi sektor dengan investasi terbesar, menggeser nikel yang selama ini mendominasi.

Rosan menyebutkan, realisasi investasi hilirisasi pada triwulan II 2026 mencapai Rp 152,7 triliun. Nilai investasi itu tumbuh 5,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan menyumbang 29,8 persen dari total realisasi investasi nasional sepanjang April hingga Juni 2026.

Pria kelahiran 31 Desember 1968 tersebut mengutarakan, perubahan komposisi investasi ini menunjukkan program hilirisasi mulai berkembang ke lebih banyak komoditas. Investasi tidak lagi terkonsentrasi pada nikel.

“Bauksit ini nomor 1, biasanya kita tahu selalu nikel, nah ini ada shifting bauksit karena memang ada beberapa pembangunan bauksit, baik yang dilakukan oleh dalam negeri maupun luar negeri,” ujar Rosan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, 16 Juli 2026.

Informasi pertumbuhan investasi di sektor hilir pada triwulan II 2026 turut menjadi perhatian Ketua Asosiasi Bauksit Indonesia (ABI), Ronald Sulistyanto. Menjadi kabar menggembirakan kah bagi pelaku hulu?

“Perlu diingat, ada perbedaan industri hilir antara bauksit dengan nikel. Industri hilir nikel yang skala kecil banyak, sehingga nilai investasinya tidak terlalu besar,” ujar Ronald kepada corebusiness.co.id, Senin, 20 Juli 2026.

Sebagai informasi, refinery bauksit (atau Smelter Grade Alumina Refinery) adalah fasilitas industri yang memproses bijih bauksit mentah menjadi alumina murni (Al₂O₃). Alumina ini merupakan bahan baku utama untuk memproduksi aluminium batangan melalui proses peleburan lanjutan.

Ronald mengatakan bahwa untuk pembangunan satu refinery bauksit nilainya cukup besar. Menurutnya, industri hilir bauksit skala besar di Indonesia saat ini hanya ada tiga atau empat refinery.

“Artinya, dengan bertambahnya investasi seperti disampaikan pemerintah, bukan berarti akan dibangun banyak refinery. Meningkatnya nilai investasi ini pun masih dalam tahap perencanaan. Investor yang sudah groundbreaking dan sudah membangun secara fisik refinery yang bisa kita ukur secara bobot nilai (investasi), saya kira belum banyak,” ungkapnya.

Pages: 1 2 3
750 x 100 PASANG IKLAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
750 x 100 PASANG IKLAN