INFO Lebih Lanjut Klik: https://www.dfskmotors.co.id/id
Jakarta,corebusiness.co.id-Publik jagat media sosial dihebohkan beredarnya surat pengumuman libur khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat Papua untuk menonton laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Argentina.
Surat Pengumuman Nomor: 003/14869/SET tentang Hari Libur Khusus Papua dalam Rangka Menonton Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina ditandatangani Gubernur Papu, Mathius D. Fakhiri, pada 17 Juli 2026.
“Menindaklanjuti tingginya antusiasme masyarakat Papua terhadap Final Piala Dunia 2026 dan guna memberikan kesempatan bagi seluruh warga, serta dalam upaya meningkatkan semangat kebersamaan di lingkungan kerja, maka ditetapkan Hari Libur Khusus Papua di Wilayah Papua,” demikian isi surat pengumuman tersebut.
Surat itu juga mengumumkan bahwa Gubernur Mathius menetapkan hari libur khusus pada Senin, 20 Juli 2026.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) secara tegas menyatakan bahwa surat edaran tersebut adalah hoaks.
Kepala Dinas Kominfo Papua, Jeri Agus Yudianto, menegaskan bahwa Gubernur Papua tidak pernah mengeluarkan kebijakan maupun surat edaran terkait penetapan hari libur khusus untuk menonton final Piala Dunia.
“Diberitahukan kepada seluruh masyarakat dan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua, bahwa informasi mengenai surat edaran Gubernur Papua tentang penetapan Hari Libur Khusus pada Senin, 20 Juli 2026 untuk menonton Final Piala Dunia 2026 adalah hoaks,” ujar Jeri dalam keterangan resmi, Minggu (19/7/2026), dikutip.
Jeri mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyaring informasi yang beredar di media sosial. Ia meminta warga untuk tidak langsung memercayai atau menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Terkait hal tersebut, corebusiness.co.id meminta tanggapan dari Gubernur Provinsi Papua Selatan, Apolo Safanpo, apakah mengetahui beredarnya surat pengumuman dari rekannya sesama gubernur di tanah Papua. Namun, Apolo belum memberikan respons. (Rif)