160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN

Firman Soebagyo Usul HMTN-MP Jadi Offtaker Hasil Pertanian

Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo. Foto: Dok. Pribadi Firman Soebagyo.
750 x 100 PASANG IKLAN

Jakarta,corebusiness.co.id-Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo mengusulkan Himpunan Masyarakat Tani Nasional Merah Putih (HMTN-MP) berperan sebagai offtaker hasil pertanian. Didahului melalui pilot project untuk mengukur tingkat keberhasilan sekaligus melihat kelemahan dalam pelaksanaannya, sebelum digerakkan secara nasional.

Menurut legislator dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) tersebut, usulan HMTN-MP menjadi offtaker, karena mereka akan menjadi salah satu pengepul hasil pertanian, kemudian memberikan fungsi pembinaan, melakukan fungsi pendampingan, melakukan fungsi untuk menjalankan resi gudang, hingga melakukan fungsi pasar untuk memfasilitasi petani sesuai dengan kearifan lokal.

Firman menilai menilai peran HMTN-MP sebagai offtaker hasil pertanian dapat menjadi langkah yang lebih konkret dalam membantu petani.

Ia juga mendorong himpunan tersebut berkolaborasi dengan industri alat pertanian, perusahaan asuransi, dan perbankan. Kolaborasi tersebut dapat membuka akses pembiayaan bagi petani, termasuk melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun skema kredit dengan pembayaran setelah panen.

“Bagaimana kalau mereka itu memprakarsai, karena tadi (mereka) bilang dari sisi modal dan fasilitas kuat. Mereka nanti bisa kolaborasi dengan industri alat-alat pertanian, asuransi, dan dengan bank, yang menggunakan program-program KUR, atau kredit dengan skema murah, nanti ada sistem bayar pascapanen,” kata Firman dalam RDPU dengan HMTN-MP di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Firman juga mengusulkan konsep HMTN-MP sebagai offtaker terlebih dahulu dijalankan melalui pilot project atau proyek percontohan sebelum diterapkan secara nasional. Langkah tersebut, kata dia, diperlukan untuk mengukur serta mengevaluasi tingkat keberhasilan sekaligus melihat kelemahan dalam pelaksanaannya. (Rif)

750 x 100 PASANG IKLAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
750 x 100 PASANG IKLAN