160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN

PT KAI Hentikan Layanan KA Argo Bromo Anggrek mulai 9 Mei, Ini Gantinya

PT KAI mengganti nama KA Argo Bromo Anggrek menjadi KA Anggrek, berlaku efektif 9 Mei 2026.

Jakarta,corebusiness.co.id-PT Kereta Api Indonesia atau KAI akan menghentikan layanan KA Argo Bromo Anggrek. Pasalnya, KA Argo Bromo Anggrek secara resmi berubah nama menjadi KA Anggrek, berlaku efektif  Sabtu, 9 Mei 2026.

Menukil laman tiketkai.com, Rabu, 6 Mei 2026, pengumuman perubahan nama ini mendapat perhatian publik, terutama bagi penumpang setia rute Jakarta–Surabaya. Disampaikan, bagi banyak orang, nama Argo Bromo Anggrek bukan sekadar nama kereta. Nama ini sudah lama melekat sebagai salah satu layanan kereta premium di Indonesia.

Kereta ini melayani relasi Gambir–Surabaya Pasarturi pulang-pergi, dengan lintasan utama melalui Cirebon dan Semarang Tawang. Karena itu, wajar jika perubahan nama menjadi KA Anggrek membuat banyak penumpang bertanya: apakah rute berubah, jadwal berubah, atau layanan ikut berubah? Jawabannya: tidak.

Berdasarkan informasi yang disampaikan KAI dalam pemberitaan, perubahan nama ini tidak mengubah jadwal, kelas pelayanan, maupun hak penumpang. Penumpang yang sudah membeli tiket dengan nama KA Argo Bromo Anggrek tetap bisa menggunakan tiket tersebut untuk perjalanan KA Anggrek sesuai jadwal dan kelas layanan yang dipilih.

750 x 100 PASANG IKLAN

KAI menjelaskan bahwa perubahan nama ini merupakan bentuk penyederhanaan. Artinya, KAI tidak menghapus sejarah Argo Bromo Anggrek, tetapi merapikan identitas layanan agar lebih sederhana, lebih mudah diingat, dan tetap membawa karakter lama yang sudah dikenal penumpang.

“Nama “Anggrek” tetap mempertahankan unsur paling ikonik dari nama sebelumnya. KAI juga mengaitkan filosofi anggrek dengan karakter yang kuat, elegan, dan mampu beradaptasi,” demikian dijelaskan manajemen KAI.

Secara branding, langkah ini cukup masuk akal. KAI menilai nama “KA Anggrek” terdengar lebih pendek, lebih mudah disebut, dan lebih fleksibel untuk digunakan di aplikasi, tiket digital, papan informasi, hingga materi komunikasi publik.

Di sisi lain, perubahan ini juga menunjukkan bahwa KAI semakin serius mengelola identitas layanan kereta api. Nama kereta tidak hanya berfungsi sebagai penanda rute, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman penumpang.

750 x 100 PASANG IKLAN

“Ketika nama lebih ringkas, pengguna bisa lebih mudah mencari jadwal, membagikan informasi perjalanan, dan mengenali layanan tersebut di berbagai kanal digital,” pungkas manajemen KAI. (Rif)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
DELTA SYSTECH INDONESIA

Tutup Yuk, Subscribe !