160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN

Jelang Produksi Massal di Timor Leste, Bobibos Ikuti Uji Laboratorium di Lemigas

Bobibos, bahan bakar nabati berbasis limbah jerami padi sedang dilakukan uji laboratorium di Lemigas/ESDM. corebusiness.co.id (HO: ESDM)
750 x 100 PASANG IKLAN

Jakarta,corebusiness.co.id-Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mematangkan pembahasan bersama dengan PT Inti Sinergi Formula untuk dilakukan uji laboratorium terhadap Bobibos.

“Ditjen Migas kembali memanggil PT Inti Sinergi Formula (Bobibos) di Kantor Ditjen Migas, Gedung Ibnu Soetowo Jakarta. Pemanggilan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan awal pada 14 April lalu, untuk mematangkan rencana pengujian laboratorium serta memastikan standardisasi dan klasifikasi produk sebelum dipasarkan atau digunakan secara luas,” ujar Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Noor Arifin Muhammad yang diterima di Jakarta, Sabtu (25/4/2026).

Noor meminta pihak Bobibos untuk segera melakukan pengujian yang diperlukan guna menentukan posisi produk ini, apakah masuk dalam kategori bahan bakar nabati (BBN) atau bahan bakar minyak (BBM).

“Secara detail, teknis pengujian akan sepenuhnya dilakukan oleh Lemigas. Kami minta Bobibos proaktif menindaklanjuti langkah-langkah teknis ini agar prosesnya akuntabel,” ujar Noor.

750 x 100 PASANG IKLAN

Pada pertemuan 14 April 2026, Ditjen Migas telah menyambut baik inovasi Bobibos di tengah tekanan krisis energi global. Founder Bobibos M. Iklas Thamrin dalam kesempatan tersebut menyatakan kesiapannya untuk berkoordinasi dengan Lemigas mengenai kebutuhan yang diperlukan untuk seluruh proses rangkaian pengujian sesuai dengan ketentuan.

Sebelumnya, pihak Bobibos sempat melakukan identifikasi internal, namun ditemukan bahwa spesifikasi produk Bobibos belum memenuhi beberapa parameter standardisasi BBN maupun BBM yang berlaku.

Tahapan pengujian awal yang dilakukan oleh Lemigas dimulai dari pengambilan sampel sesuai standar internasional ASTM D4057 pada tangki penyimpanan (storage tank).

Pemerintah, kata Noor, pada prinsipnya menyambut positif setiap inovasi anak bangsa terkait temuan bahan bakar yang bisa membantu memperkuat ketahanan energi nasional, di tengah kondisi global yang tak menentu.

750 x 100 PASANG IKLAN

“Namun, di sisi lain ada prosedur yang harus dipenuhi guna memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat selaku konsumen,” jelasnya.

Ia menekankan, rangkaian tes yang dijalani harus dilakukan dalam pengawasan dan sesuai standardisasi prosedur. Hal ini demi melindungi masyarakat dari risiko kerusakan mesin, serta memberikan kepastian hukum sebagai dasar pengaduan produk jika tidak sesuai dengan standar yang dijanjikan.

Sebagai informasi, PT Inti Sinergi Formula mengembangkan Bobibos (Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos!). Produk energi temuan M. Iklas Thamrin ini berbasis bahan bakar nabati dari limbah jerami padi, yang diklaim ramah lingkungan.

PT Inti Sinergi Formula menyatakan kesiapannya memproduksi Bobibos sebanyak 75%  bekerja sama dengan Pemerintah Timor Leste, dengan target rilis akhir April 2026. Namun saat ini sedang menjalani uji teknis Lemigas/ESDM. (Rif)

750 x 100 PASANG IKLAN

 

 

750 x 100 PASANG IKLAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
DELTA SYSTECH INDONESIA

Tutup Yuk, Subscribe !