Jakarta,corebusiness.co.id-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) 9199:2023 pada semua teknologi baru, termasuk drone yang digunakan di sektor pertanian. Upaya menjamin kualitas dan keamanan produk drone yang beredar di pasar.
Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengakselerasi modernisasi sektor pertanian melalui pemanfaatan teknologi mekanisasi tingkat tinggi. Salah satunya dengan menggunakan drone.
Drone antara lain digunakan untuk pemetaan lahan, penyemprotan pupuk/pestisida otomatis, menebar benih padi secara presisi, dan memantau kondisi lahan.
Program smart farming yang dilakukan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendapat dukungan dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Kementerian yang dinahkodai Agus Gumiwang Kartasasmita terus mendorong penguatan daya saing industri alat dan mesin pertanian (alsintan) nasional melalui penerapan standardisasi pada teknologi berbasis industri 4.0, termasuk drone pertanian. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan kualitas, keamanan, dan keandalan produk dalam mendukung transformasi sektor pertanian modern.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang mengatakan, penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) pada teknologi baru seperti drone merupakan instrumen strategis dalam melindungi industri dalam negeri sekaligus konsumen.
“Penerapan standar pada drone pertanian bukan sekadar pelengkap, melainkan instrumen penting untuk menjamin kualitas dan keamanan produk yang beredar di pasar. Oleh karena itu, kami ingin memastikan bahwa transformasi menuju Pertanian 4.0 didukung oleh teknologi yang tangguh dan memiliki daya saing tinggi, baik di level domestik maupun global,” ujar Menperin dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (19/4/2026).
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Emmy Suryandari menjelaskan, standardisasi memiliki peran penting dalam menciptakan keseragaman mutu serta meningkatkan efisiensi operasional industri alsintan.
“Standardisasi alsintan, termasuk drone, adalah kunci untuk menciptakan keseragaman mutu dan efisiensi operasional. Melalui sertifikasi yang dilakukan oleh unit kerja kami, kami berkomitmen mendampingi industri untuk naik kelas dan mampu bersaing di pasar global,” ungkapnya.