160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN

Organisasi, Akademisi, dan Kepala Daerah Ramai-ramai Dukung KEK Tembakau Madura

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Surat Bersama Bupati se-Madura serta Naskah Akademik KEK Tembakau Madura, usai rangkaian kegiatan Haul Pondok Pesantren Banyuanyar, Pamekasan. Foto: Istimewa.
750 x 100 PASANG IKLAN

Surabaya,corebusiness.co.id-Subairi Muzaki semakin gencar mencari dukungan kekuatan dari lintas sektoral, baik di tingkat pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Ia berharap Naskah Akademik Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau Madura yang telah dirampungkan pada akhirnya mendapat persetujuan Presiden Prabowo Subianto.

Subairi adalah perwakilan dari organisasi Komunitas Muda Madura (Kamura). Ia didaulat sebagai Ketua Tim Penyusun Naskah Akademik KEK Tembakau Madura. Naskah akademik disusun secara kolektif dengan para ilmuwan, akademisi, dan intelektual Madura.

“Naskah akademik ini disusun secara serius dan berbasis data, melalui survei lapangan, wawancara mendalam, serta pemetaan skema bisnis dan rantai nilai industri tembakau. Kajian naskah akademik telah dibahas dan diuji secara terbuka melalui rangkaian seminar dan Focus Group Discussion (FGD) di lima universitas di Surabaya dan Madura,” ujar Subari, seperti dikutip.

Untuk menguatkan langkahnya tersebut, Kamura menilai penting adanya dukungan politik dari para kepala daerah. Tim Kamura lantas mengundang para bupati se-Madura untuk menghadiri audiensi yang dihelat di Pendopo Kabupaten Bangkalan. Audiensi digelar berturut-turut sejak 5 hingga 9 Februari 2026.

750 x 100 PASANG IKLAN

Poin dari acara audiensi tersebut, semua bupati se-Madura secara resmi menyatakan dukungan penuh dan telah menandatangani Surat Bersama Bupati se-Madura yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Bupati yang menandatangani Surat Bersama, yaitu Bupati Bangkalan Lukman Hakim, Bupati Pamekasan Kholilurrahman, Bupati Sampang Slamet Junaidi, dan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Bunyi Surat Bersama Bupati se-Madura berisi  permohonan agar Madura diusulkan sebagai KEK) Tembakau ke pemerintah pusat.

Gubernur Khofifah merespons positif usulan KEK Tembakau Madura. Ia juga menyatakan komitmen mendukung usulan tersebut, saat menerima Surat Bersama Bupati se-Madura serta Naskah Akademik KEK Tembakau Madura di acara Haul Pondok Pesantren Banyuanyar, Pamekasan, Minggu, 8 Maret 2026.

Khofifah menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur siap berperan aktif dalam mendorong percepatan pembangunan Madura melalui skema KEK.

750 x 100 PASANG IKLAN

“Saya paham kenapa ada keinginan KEK di Madura dan kita siap menjadi pengusul dan akan memperjuangkannya sampai tuntas. Madura memiliki potensi yang sangat besar dan perlu didorong melalui kebijakan yang mampu mengakselerasi pembangunan kawasan,” ungkap Khofifah dalam keterangannya.

Selain itu, menurut Khofifah, usulan pembangunan KEK Tembakau Madura selaras dengan visi dan misi pembangunan yang diusahakan dapat berjalan secara merata dan adil di tiap-tiap wilayah Provinsi Jawa Timur.

“Ini juga bagian dari upaya kita memastikan pembangunan berjalan adil dan merata, ‘no one left behind’. Tidak boleh ada wilayah yang tertinggal dari proses pembangunan,” tegasnya.

Sebagai bentuk keseriusan Pemprov Jatim, Khofifah secara khusus telah memberikan tugas khusus kepada Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak untuk menindaklanjuti usulan tersebut secara mendalam. Seluruh kebutuhan teknokratis dan administratif dari proposal tersebut akan dilengkapi sebelum rancangan KEK secara resmi diajukan kepada pemerintah pusat.

750 x 100 PASANG IKLAN

“Saya meminta Pak Wagub untuk melakukan kajian lebih lanjut dan menyiapkan semua yang diperlukan agar proses pengusulan KEK Tembakau Madura dapat berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan,” ucapnya.

Khofifah menegaskan bahwa rencana KEK Tembakau Madura tidak hanya berkaitan dengan penguatan ekonomi lokal. Namun, hal tersebut juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam melindungi sekaligus mentransformasikan struktur ekonomi regional.

“KEK ini penting sebagai bagian dari proteksi dan transformasi wilayah, agar potensi ekonomi Madura, terutama pada sektor tembakau dan industri turunannya, dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat,” jelasnya.

Pages: 1 2
750 x 100 PASANG IKLAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
DELTA SYSTECH INDONESIA

Tutup Yuk, Subscribe !