Lampung,corebusiness.co.id-Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung sedang menyelidik dugaan korupsi proyek irigasi gantung di Desa Sidang Bandar Anom, Kecamatan Rawa Jitu Utara, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, dengan nilai anggaran sekitar Rp 97,8 miliar.
Kendati perkara ini sudah masuk tahap penyelidikan Kejati Lampung, seiring munculnya unggahan video dari seorang warga yang disebut-sebut bernama Andi Prabowo, sontak kembali menarik perhatian publik. Dalam video tersebut, ia menggunakan gaya penyampaian yang penuh sindiran dengan menyebut proyek tersebut.
“Ini sudah sesuai standar, sangat kokoh. Ini memang sengaja dikasih lubang angin, besinya juga kuat, semennya juga bagus…..” ungkapnya.
Dalam rekaman tersebut tampak beberapa bagian struktur yang terlihat retak, besi yang terbuka, serta bagian yang berlubang.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas pembangunan jaringan irigasi tersebut.
“Terima kasih untuk pemerintah, terima kasih untuk bapak-bapak semua yang telah mewujudkan, memberikan bantuan berupa proyek seperti ini. Semoga ini bermanfaat bagi masyarakat, bagi petani padi khususnya di Desa Bandar Anom, Kecamatan Rawa Jitu Utara, Kabupaten Mesuji, Lampung,” ucapnya.
Andi Prabowo juga menyampaikan terima kasih kepada para insinyur, pengawas, pelaksana, serta semua pihak yang sudah terlibat dalam pembangunan proyek irigasi.
“Kami sebagai masyarakat sangat berterima kasih,” tukasnya.
Gaya penyampaian tersebut memicu beragam komentar dari warganet. Sebagian menilai itu sebagai bentuk kritik halus terhadap kondisi proyek, terutama jika dikaitkan dengan besarnya anggaran yang digunakan.
Andi Prabowo menyampaikan bahwa proyek yang belum mencapai usia tiga tahun ini belum pernah dimanfaatkan secara optimal.