INFO Lebih Lanjut Klik: https://www.dfskmotors.co.id/id
DUNIA entertainment menjadi pijakan awal Roselina Widjaja sebelum akhirnya dikenal sebagai seorang entrepreneur. Tak ingin sukses sendirian, ia merangkul timnya untuk melangkah dan meraih masa depan bersama di dunia usaha.
Semasih menggeluti dunia entertainment, Roselina pernah menjadi model sampul di majalah nasional, seni peran film layar lebar dan sinetron. Memiliki paras cantik, kulit putih, dan menguasai seni peran, mendukung karier Roselina di industri hiburan Tanah Air.
Tatkala usianya beranjak 23 tahun, ia memutuskan membangun fondasi bisnis. Jiwa entrepreneurship Roselina ternyata mengalir dari Papanya, yang juga seorang wirausaha.
“Saya terinsipasi Papa. Alhamrum seorang pekerja keras dan memulai bisnis dari nol. Papa selalu mengajarkan kepada kami, anak-anaknya, kita harus bisa memberi kepada mereka yang benar-benar membutuhkan,” kenang Roselina atas wejangan almarhum Papanya.
Sebagai langkah awal, Roselina memulai usaha di bidang percetakan. Ketika itu dirinya merintis dari pencetakan produk-produk packaging berbahan baku plastik yang difungsikan untuk kantung brand dari customer, perlahan-lahan merambah ke jasa pembuatan souvenir, goodie bag berbahan baku nonwoven.
Bisnis percetakan ini berada dalam naungan PT Ferros Indonesia Prima di Jl. Pahlawan Revolusi No. 2, RT 003/RW 04, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.
“Seiring ada peraturan dari pemerintah yang menerapkan bahwa di Indonesia kalau bisa penggunaan plastik dikurangi, akhirnya bisnis usaha saya merambah jasa pembuatan goodie bag ramah lingkungan. Masyarakat umumnya mengenal sebagai tas spunbond,” tuturnya.
Menurutnya, tas spunbond saat ini sudah menjadi suatu kebutuhan dan sangat umum digunakan masyarakat Indonesia. Selain berfungsi sebagai alat pembawa barang belanjaan atau barang keperluan sehari-hari, tas spunbond juga merupakan media promosi yang efektif.

“Nama merk produk atau nama perusahaan customer akan semakin lebih dikenal dan diingat, yang dicetak di permukaan tas spunbond sebagai souvenir tas belanja, atau untuk event pameran, seminar, kampanye pemilu atau pilkada, perayaan hari raya, perayaan ulang tahun, dan lain-lainnya,” ujarnya.
Ia menyebutkan, promosi melalui tas spunbond memiliki keunggulan, yaitu sifat tas spunbond yang tidak mudah rusak dan dapat dipakai berulang kali. Tas spunbond juga dapat di daur ulang dan tidak akan menjadi sampah yang merusak lingkungan.
“Kami memproduksi banyak tipe dan ukuran tas spunbond dan ada beberapa teknik cetak mulai dari sablon konvensional sampai teknik cetak sablon DTF yang bisa diaplikasikan,” ucapnya.
Pengembangan Unit Bisnis
Seiring berjalannya waktu, Roselina mengembangkan unit-unit bisnisnya. Perempuan berleher jenjang tersebut sudah membangun Rosaler CNC Artworks sebagai tempat untuk memproduksi barang-barang interior dan eksterior perkantoran, rumah sakit, rumah tinggal, restoran, dan bangunan lainnya. Hingga saat ini sudah banyak produk yang sudah diproduksi, di antaranya dari bahan-bahan aklirik, PVC, dan multiplex.
Rosaler CNC Artworks juga memproduksi banner, x banner, roll up banner, wallpaper, stiker, backlit film neon box, brosur, spanduk, poster, dan produk cetakan lainnya, yang dilengkapi teknologi cetak UV terdepan untuk memberikan cetakan yang luar biasa.
“Dengan sinar UV, tinta yang digunakan mengering dengan instan, menghasilkan warna yang hidup dan tahan lama. Sehingga produk cetakan dari customer menjadi sempurna, tanpa risiko smudging atau kerusakan saat pengiriman atau pemasangan,” imbuhnya.
Selain itu, Roselina juga mendirikan PT Rosby Indonesia yang memproduksi masker medis dengan tali lebar pertama di Indonesia. Dengan brand ROSBY PAINLESS Surgical Maks, produk maskernya telah terdaftar di Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), Kementerian Kesehatan, dan memenuhi Standardisasi Nasional Indonesia (SNI).
Roselina menyebutkan, produk-produk ROSBY memiliki beberapa keunggulan. Pertama, masker ROSBY dikenal karena sangat nyaman digunakan, tanpa rasa sakit di telinga saat digunakan untuk waktu yang lama. Hal ini dapat menjadikan penggunanya jarang melepas masker, sehingga memberikan proteksi yang lebih maksimal.
Kedua, penggunaan bahan premium bekualitas yang ramah di kulit, tebal tapi mudah bernapas, dan lapisan inti meltblown dengan BFE (bacterial filtration efficiency) yang tinggi, memberikan perlindungan dari kuman dan bakteri.
Keunggulan ketiga adalah harga masker ROSBY ini yang sangat terjangkau, sehingga pengguna bebas kuatir sering mengganti masker untuk kesehatan.

“Masker medis ROSBY juga sudah teruji di laboratorium ITB, mampu memberikan perlindungan maksimal, dan sangat nyaman digunakan sehari-hari serta cocok untuk semua kalangan, baik tenaga medis mau pun masyarakat umum lainnya,” terangnya.
Pengembangan unit bisnis lainnya, di bawah bendera Amsky Indonesia, menjadi distributor resmi yang menyediakan berbagai mesin untuk industri percetakan dan packaging. Perusahaan menyediakan mesin cetak offset dan packaging, termasuk CTP dan CTCP dari AMSKY, serta mesin finishing offset dari merk DAIS dan HOMAN. Untuk kebutuhan cetak flexo, perusahaan menyediakan CTP flexo Aura dan Vulcan dari AMSKY, serta mesin cetak flexo merk ENJIN.
Selain itu, perusahaan juga menghadirkan mesin large format digital printing berkualitas premium dari merk XULI, serta mesin CNC Router dan Laser Cutting dengan merk KRANOS. Tak hanya itu, perusahaan juga menyediakan layanan purna jual yang bisa diandalkan, dengan suku cadang original serta dukungan teknisi berpengalaman dan terlatih, guna memastikan performa optimal setiap mesin.
Sukses Bersama Karyawan
Sebagai owner sekaligus leader dari beberapa unit bisnis, Roselina mengaku tak ingin meraih sukses sendirian. Tujuannya membangun bisnis di antaranya ingin membantu pemerintah dalam penciptaan lapangan kerja.
“Secara pribadi, saya tidak pernah memberikan satu peraturan atau persyaratan untuk karyawan yang ingin bekerja di perusahaan saya. Saya mempunyai beberapa karyawan yang sangat loyal. Mereka bukan lulusan dari sarjana atau pascasarjana,” paparnya.
Mereka yang bekerja di perusahaan Roselina tak hanya lulusan SMP, ada juga lulusan SD. Lantaran keinginan keras mereka ingin maju dan berkembang, maka diberikan kesempatan untuk mewujudkan di perusahaan-perusahaan yang dikelola Roselina.
Ia juga selalu memberikan waktu kepada timnya untuk memberikan saran atau mengutarakan kendala-kendala yang dihadapinya. Biasaya diskusi yang juga diselipkan brainstorming itu dilakukan saat meeting bersama.
“Selama punya tim yang solid, saya yakin mau punya berapa banyak perusahaan pun pasti semua akan ada waktu untuk mencapai titik teratas,” ucapnya.

Roselina menyampaikan kiat menjaga hubungan kerja sama berkesinambungan dengan customer. Pertama, kepercayaan. Jika sudah dipercaya, customer bersedia memberikan down payment (DP) untuk pemesanan sebuah produk.
“Masalah pembayaran sangat sensitif. Mereka bahkan mengajukan pemberian DP 50 persen, 50 persen lagi dibayarkan setelah barang yang dipesan sudah sampai ke pihak klien. Dengan membayar DP, itu sebuah kepercayaan,” imbuhnya.
Customer Roselina tidak hanya dari Indonesia, di antaranya dari Malaysia dan Singapura. Customer dari luar negeri, kata dia, bahkan bersedia mentransfer ke rekening perusahaan Roselina di Indonesia. Karena, proses transaksi beda negara tidak mudah, butuh beberapa persyaratan.
“Customer dari luar negeri begitu percaya, karena kita berikan pelayanan yang baik. Any time, ketika mereka membutuhkan komunikasi dengan kita, bisa kita respons,” pungkasnya. (Syarif)