160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN

Maybank Kuasai Seluruh Saham Maybank Ageas Holdings Berhad

President dan Group CEO Maybank, Dato’ Sri Khairussaleh Ramli. Foto: dok. Maybank
750 x 100 PASANG IKLAN

Kuala Lumpur,corebusiness.co.id– Malayan Banking Berhad (Maybank) menandatangani Implementation Agreement (Perjanjian Implementasi) dengan Ageas Insurance International NV (Ageas) untuk mengakuisisi sisa 30,95 persen kepemilikan di Maybank Ageas Holdings Berhad (MAHB), anak perusahaan yang saat ini 69,05 persen sahamnya dimiliki oleh Maybank (selanjutnya disebut Rencana Akuisisi).

Langkah ini dilakukan setelah kemitraan jangka panjang kedua pihak berhasil mengembangkan Etiqa menjadi salah satu perusahaan asuransi dan takaful terkemuka di Malaysia.

MAHB merupakan perusahaan induk bagi bisnis Etiqa di Malaysia dan Singapura yang menyediakan serangkaian produk asuransi jiwa dan umum konvensional, serta produk takaful keluarga dan takaful umum melalui berbagai saluran distribusi.

President dan Group CEO Maybank, Dato’ Sri Khairussaleh Ramli, mengatakan bahwa langkah ini menandai dimulainya perjalanan penting dalam pelaksanaan strategi ROAR30 Maybank. Melalui peningkatan investasinya di Etiqa sebagai pemimpin industri asuransi di Malaysia, Maybank akan terus mendorong pertumbuhan, memperluas penetrasi pasar di tingkat regional, serta menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi para pemegang saham.

“Transaksi ini merupakan tonggak penting bagi Maybank dalam memasuki fase pertumbuhan berikutnya bagi bisnis asuransi dan takaful di Asia Tenggara. Kami juga akan terus berinvestasi dalam inovasi dan memanfaatkan kapabilitas digital untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya operasional, serta menghadirkan pengalaman yang lebih baik bagi nasabah,” kata Dato’ Sri Khairussaleh Ramli dalam keterangan resmi yang diterima corebusiness.co.id, Jumat (7/8/2026).

Dato’ Sri Khairussaleh Ramli menambahkan, baik nasabah baru maupun nasabah eksisting akan memperoleh akses ke portofolio solusi yang semakin lengkap, termasuk penawaran produk yang lebih beragam. Hal ini, menurutnya, merupakan bagian dari komitmen Maybank untuk meningkatkan aksesibilitas serta mempermudah masyarakat memperoleh perlindungan melalui produk asuransi dan takaful.

Ke depan, kata dia, Maybank akan terus berfokus pada penciptaan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham, dan kepemilikan penuh atas MAHB merupakan salah satu inisiatif strategi untuk mewujudkan tujuan tersebut.

Ia menyebutkan, rencana akuisisi didasarkan pada empat pertimbangan strategis utama. Pertama,  memperkuat posisi MAHB sebagai perusahaan asuransi dan takaful terdepan melalui peningkatan penetrasi pada basis nasabah baru maupun nasabah eksisting Maybank. Nasabah akan memperoleh pengalaman yang lebih personal dan terintegrasi melalui sinergi layanan Maybank–Etiqa di seluruh kawasan.

Sejalan dengan pilar Islamic Finance Business at Scale, pertumbuhan bisnis takaful akan menjadi salah satu prioritas utama. Saat ini, MAHB merupakan penyedia layanan takaful terbesar keempat di dunia.

Kedua, memperoleh fleksibilitas yang lebih besar untuk memperluas bisnis di Asia Tenggara melalui penguatan inisiatif wealth ROAR30 regional, yang didukung oleh peningkatan layanan bancassurance, penawaran produk konvensional dan syariah yang lebih personal, serta operasional regional yang lebih terintegrasi.

Ketiga, meningkatkan nilai jangka panjang yang berkelanjutan dan tangguh bagi Grup Maybank. Rencana Akuisisi ini diproyeksikan memberikan peningkatan langsung terhadap Profit After Tax and Minority Interests (PATAMI), Laba per Saham (Earnings Per Share/EPS), dan Return on Equity (ROE). Selain itu, transaksi ini diharapkan mendukung penciptaan nilai jangka panjang melalui pertumbuhan laba yang berkelanjutan serta peningkatan ROE.

Keempat, meningkatkan efisiensi pengelolaan permodalan di seluruh Grup Asuransi, sehingga memberikan ruang yang lebih besar untuk meningkatkan pembayaran dividen sebagai bagian dari strategi pengelolaan modal Grup Maybank.

Diinformasikan, nilai pembelian yang disepakati sebesar RM4,83 miliar (setelah penyesuaian atas dividen sebesar RM800 juta yang diusulkan untuk dibayarkan MAHB pada tanggal penyelesaian transaksi, di mana bagian Ageas sebesar RM248 juta, sementara sisanya sebesar RM552 juta akan dialokasikan kepada Maybank) mencerminkan price-to-book (P/B) ratio sebesar 1,98 kali dan price-to-earnings (P/E) ratio sebesar 15,3 kali. Hal ini mencerminkan nilai MAHB seiring Etiqa yang terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan asuransi dan takaful terdepan di Malaysia. Maybank akan mendanai rencana akuisisi melalui kombinasi sumber pendanaan internal dan eksternal.

Sehubungan dengan rencana akuisisi tersebut, Maybank telah mengajukan permohonan resmi kepada Bank Negara Malaysia (BNM) untuk memperoleh persetujuan, disertai Implementation Agreement (IA) yang telah ditandatangani serta bentuk final Share Purchase Agreement (SPA) yang telah disepakati.

Maybank Investment Bank dan Morgan Stanley Asia (Singapore) Pte. masing-masing bertindak sebagai penasihat keuangan dan penasihat keuangan internasional bagi Maybank dalam rencana akuisisi ini.

“Maybank juga menyampaikan apresiasi kepada Ageas atas kontribusi yang sangat penting dalam berkolaborasi mengembangkan bisnis Etiqa sejak 2001, awal dirintisnya kemitraan di antara kedua pihak,” ucap Dato’ Sri Khairussaleh Ramli. (Rif)

750 x 100 PASANG IKLAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
750 x 100 PASANG IKLAN