INFO Lebih Lanjut Klik: https://www.dfskmotors.co.id/id
Empat Pilar yang Saling Menguatkan
Menyambung KSJ, disampaikan Inneke, sebenarnya sudah diluncurkan sejak tahun 2023. Sampai dengan tahun 2025, perusahaan tetap berkomitmen untuk melaksanakan empat pilar yang saling menguatkan, yaiitu Great Coffee, Protect Our Planet, Happy People, dan Stronger Community.
Keempat pilar ini dipetakan ke dalam tiga fokus ESG: Tata Kelola Perusahaan (governance), Dampak Lingkungan (Environmental), dan Dampak Sosial (Social). Untuk Tata Kelola Perusahaan (Governance) dilakukan melalui Pilar Great Coffee. Sebagai perusahaan food and beverage (F&B), Kopi Kenangan memastikan terus menjaga kualitas, keamanan pangan, dan kepatuhan hukum guna memitigasi risiko operasional serta menjaga akuntabilitas perusahaan.
Evaluasi pada pilar ini mencakup transparansi, struktur dewan direksi, etika bisnis, transparansi pajak, dan privasi data. Salah satu capaian utamanya adalah struktur direksi yang jelas tanpa peran ganda, serta terwujudnya keragaman gender melalui keterwakilan Perempuan di posisi strategis (C-Level hingga SVP/VP).
Kedua, Dampak Lingkungan (Environmental) dilakukan melalui Pilar Protect Our Planet. Kopi Kenangan meminimalkan jejak ekologis operasionalnya melalui efisiensi energi dan penerapan ekonomi sirkuler yang bertujuan untuk pengurangan volume sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Evaluasi pada pilar ini mencakup emisi karbon, mitigasi perubahan iklim, efisiensi energi, pengadaan bahan baku berkelanjutan, dan manajemen limbah. Salah satu capaian utamanya adalah inisiatif upcycling bersama pihak ketiga untuk mengolah 50.369 kg limbah operasional (gelas plastik, kertas, minyak jelantah, dan ampas kopi) menjadi produk bernilai tambah dan biofuel alternatif.
Ketiga, Dampak Sosial. Aspek sosial dibagi menjadi dua bagian utama untuk membedakan komitmen perusahaan terhadap pemangku kepentingan internal dan eksternal. Yaitu, Dampak Sosial Internal dan Dampak Sosial Ekternal.
Dampak Sosial Internal, yaitu memberdayakan SDM melalui Pilar Happy People. Pilar ini berfokus pada kesejahteraan karyawan melalui perlindungan Hak Ketenagakerjaan, HAM, serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Komitmen inklusif perusahaan dalam pilar ini turut dibuktikan dengan keberhasilan mempertahankan kesetaraan gender di kantor pusat dan kesetaraan upah di seluruh lapisan masyarakat.
Sementara Dampak Sosial Eksternal, yaitu melayani komunitas melalui Pilar Stonger Community. Sebagai wujud tanggung jawab sosial (CSR), pilar ini bertujuan menyelaraskan pertumbuhan bisnis dengan penguatan ekosistem komunitas dan rantai pasok.
Inneke menegaskan, sebagai laporan perdana, fokus Kopi Kenangan adalah menghadirkan pengungkapan yang transparan atas seluruh fondasi keberlanjutan yang telah berjalan. Pengungkapan ini menjadi pijakan krusial menuju langkah berikutnya: penyusunan roadmap ESG komprehensif dengan target terukur.
Penegasan Inneke diamini rekannya, Aryanto. Ia menambahkan, sebagai bagian dari komitmen pada aspek sosial dalam strategi ESG, di tahun 2026, Kopi Kenangan akan memperluas kesempatan kerja yang inklusif melalui program Barista Hebat. Bekerjasama dengan Parakerja, program ini merekrut penyandang disabilitas tuli dan memberikan pelatihan barista, pengembangan keterampilan kerja, serta pendampingan agar mereka siap bekerja secara profesional di industri makanan dan minuman.
Menurutnya, melalui inisiatif ini, Kopi Kenangan tidak hanya membuka akses terhadap lapangan pekerjaan yang setara, tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (Syarif)