Informasi Lengkap DFSK E5 Plus, Klik: https://www.dfskmotors.co.id/Passenger/E5Plus.html
Proyeksi ICP September 2026
Bergeser ke Indonesia, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memproyeksikan harga minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP) tetap berada di level tinggi pada September 2026. Diproyeksikan pada kisaran US$ 83,00 hingga US$ 87,00 per barel.
Perkiraan itu disampaikan Kementerian ESDM setelah setelah rata-rata ICP Agustus tercatat naik signifikan menjadi US$ 89,43 per barel, meningkat US$ 7,75 per barel (+9,48 persen) dari periode Juli 2026 sebesar US$ 81,68 per barel.
“Lonjakan ICP Agustus merupakan imbas dinamika pasar global yang dipengaruhi tingginya risiko geopolitik serta potensi gangguan pasokan di jalur-jalur krusial distribusi minyak dunia,” kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Laode Suleman, pada Jumat (11/9/2026).
Selain itu, kata Laode, pengetatan sanksi politik-ekonomi dan kebuntuan diplomasi internasional turut membatasi peluang kenaikan harga minyak dunia sepanjang Agustus 2026.
Laode menegaskan, dengan tekanan pasar global yang masih menjadi perhatian, perkembangan ICP pada September 2026 akan sangat bergantung pada perubahan kondisi pasokan dan pasar internasional ke depan.
Ia menyatakan pemerintah akan terus memantau pergerakan harga minyak mentah dunia sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional. Formula ICP disusun secara transparan dan mencerminkan dinamika pasar internasional, agar tetap akuntabel bagi keuangan negara maupun industri hulu migas. (Rif)