Informasi Lengkap DFSK E5 Plus, Klik: https://www.dfskmotors.co.id/Passenger/E5Plus.html
Dampak nyata program kolaborasi ini dirasakan langsung oleh masyarakat penerima manfaat. Ibrahim, perwakilan kelompok nelayan Desa Soligi, menyampaikan apresiasi atas skema bantuan kapal kapasitas 10 GT yang proses pembangunannya dilakukan dengan melibatkan nelayan dan tenaga kerja lokal.
“Kapal ini diharapkan akan membantu operasional kami melaut. Semua nelayan Soligi memiliki hak yang sama untuk memanfaatkannya demi meningkatkan penghasilan keluarga,” ucap Ibrahim penuh syukur.
Senada dengan Ibrahim, alumni Program PELITA Batch III asal Desa Soligi, Sri Ayuni Zakaria, mengungkapkan kebanggaannya dapat menuntaskan pelatihan Bahasa Mandarin hingga kini menjalani proses magang di Harita Nickel. Sebagai informasi, PELITA merupakan upaya Harita Nickel meningkatkan keterampilan teknis (hard skill) masyarakat di sekitar area operasional di Pulau Obi.
“Saya sangat bersyukur bisa diikutsertakan dalam kegiatan hari ini dan bertemu langsung dengan Ibu Gubernur. Di hadapan Ibu Sherly dan Bapak Sarbin Sehe, saya berharap program PELITA terus berlanjut dan semakin membuka kesempatan bagi pemuda-pemudi Obi untuk berkembang,” ujar Sri.
Roy juga menyampaikan kebanggaannya terhadap para wisudawan Program PELITA yang hadir di Kantor Gubernur Maluku Utara, Sofifi. Menurutnya, keberhasilan para peserta, khususnya anak-anak muda asal Obi, menjadi bukti bahwa investasi pada peningkatan kapasitas generasi muda dapat membuka peluang yang lebih luas bagi masa depan pulau ini.
“Kami bangga melihat para wisudawan PELITA hari ini hadir di Kantor Gubernur Maluku Utara, terlebih banyak di antara mereka merupakan anak-anak Obi. Bagi kami, peningkatan kapasitas generasi muda Obi akan selalu menjadi salah satu prioritas dalam pemberdayaan masyarakat. Kami ingin memastikan anak-anak muda di sekitar wilayah operasional memiliki kesempatan untuk berkembang, meningkatkan kompetensi, dan mengambil bagian dalam masa depan daerahnya,” ujar Roy. (Rif)