160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
Informasi Lengkap DFSK E5 Plus, Klik: https://www.dfskmotors.co.id/Passenger/E5Plus.html

Netanyahu Dikecam karena Akan Gunakan Kripto untuk Hindari Sanksi Ekonomi.

Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu. Foto: Ariel Schalit/Reuters.
750 x 100 PASANG IKLAN

Jakarta,corebusiness.co.id-Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menuai kritik dari para ekonom dan rival politik setelah menyarankan Israel dapat menggunakan mata uang kripto untuk membantu melindungi ekonominya dari potensi sanksi internasional.

Dalam sebuah wawancara dengan Channel 10 Israel pada Jumat, Netanyahu mengatakan dia sedang mempersiapkan skenario di mana sanksi yang lebih luas dikenakan pada Israel.

Dilansir Reuters, bulan lalu, Inggris, Prancis, dan Kanada mengatakan mereka akan memblokir impor dari pemukiman Israel di Tepi Barat. Ancaman ini merupakan tindakan terbaru dalam serangkaian tindakan yang menargetkan kebijakan pemukiman Israel, yang menggarisbawahi isolasi diplomatik semakin meningkat di antara beberapa sekutu tradisionalnya.

“Mungkin ada sanksi, dan sanksi terhadap bank sehingga Anda perlu membangun ekonomi alternatif. Anda tahu, ada mata uang yang dapat menghindari (sanksi). Kami juga sedang mengerjakannya,” kata Netanyahu dalam wawancara dengan Channel 10 Israel.

Ditanya apakah mata uang tersebut merujuk pada mata uang kripto, Netanyahu menjawab, “Benar sekali, benar sekali.” Sementara teknologi blockhain, ditambahkan Netanyahu bisa dijadikan alternatif selain menggunakan mata uang kripto.

Komentar Netanyahu tersebut menuai teguran dari Bank Sentral Israel, yang mengatakan bahwa mata uang kripto tidak dapat berfungsi sebagai jalan untuk menghindari sanksi. Menurut Bank Sentral Israel, para pemimpin politik harus fokus pada kebijakan dan tidak membuat tindakan yang tidak perlu.

“Langkah yang tepat untuk perekonomian Israel adalah menjaga hubungan ekonomi dengan mitra dagang utama kita, dan fokus pada pencegahan sanksi dan dampak negatifnya terhadap perekonomian,” kritik Bank Sentral Israel.

Netanyahu pada Minggu, 25 Oktober 2026, terus membela rekam jejaknya, seraya mendesak para pemilih untuk mendukungnya dan mengatakan bahwa ia dan Presiden AS Donald Trump memiliki waktu dua tahun lagi untuk bekerja sama menggulingkan penguasa Iran.

Alih-alih mendapat sambutan positif, lebih dari 100 ekonom, termasuk Jacob Frenkel (mantan Gubernur Bank Sentral Israel), dan beberapa peraih Nobel, menandatangani surat yang menyatakan kekhawatiran atas proposal Netanyahu. Mereka mengatakan hal itu akan menyebabkan peningkatan pengangguran, penurunan investasi asing, dan runtuhnya kedudukan ekonomi Israel di dunia.

“Seperti yang telah kita lihat di negara-negara yang telah mengalami sanksi serupa, seperti Afrika Selatan, Iran, dan Rusia, standar hidup warga Israel akan anjlok secara dramatis, dan kemampuan negara untuk membiayai keamanannya dan membela diri terhadap musuh-musuhnya akan sangat terganggu,” bunyi surat itu.

Mereka menyatakan, Netanyahu dengan sengaja memimpin Negara Israel menuju boikot dan isolasi ekonomi internasional, dan yang dapat ia tawarkan kepada perekonomian Israel hanyalah solusi yang membingungkan, solusi yang diterima di organisasi kriminal, yang sama sekali tidak akan membantu.

Saingan utama Netanyahu dalam Pemilihan Umum Israel yang akan dilaksanakan Selasa, 27 Oktober 2026, Gadi Eisenkot, menyebut rencana kripto sebagai “kegilaan” dan mengatakan dia khawatir bahwa “kebijakan BibiCoin” akan mendorong perusahaan-perusahaan ke luar negeri dan merusak keamanan nasional.

Pemimpin oposisi Yair Lapid mengatakan bawah Netanyahu sudah melenceng dari jalur yang benar.

“Dia berjanji kepada warga Israel sebelum pemilihan ini bahwa mereka akan mengantre selama satu setengah jam untuk mendapatkan roti, seperti di Rusia dan Iran,” tukas Yair Lapid.

Sementara itu, jajak pendapat menunjukkan potensi kebuntuan dalam pemilihan umum, di mana baik koalisi pemerintahan Netanyahu maupun aliansi oposisi tidak akan memperoleh mayoritas pemerintahan di parlemen. (Rif)

 

750 x 100 PASANG IKLAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
750 x 100 PASANG IKLAN