160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
Informasi Lengkap DFSK E5 Plus, Klik: https://www.dfskmotors.co.id/Passenger/E5Plus.html

Survei Terbaru YouGov Beberkan Pemahaman Masyarakat tentang Pneumonia Pneumokokus

Pfizer Indonesia bersama para pembicara dalam media rountable Pfizer Indonesia dengan tema: “Lindungi Napasmu, Jaga Momen Berarti”, di Jakarta, pada Kamis, 24 September 2026. Foto: corebusiness.co.id/Syarif
750 x 100 PASANG IKLAN

Apa Itu Pneumonia, Siapa Paling Terdampak?

Spesialis Penyakit Dalam, Penyakit Tropik dan Infeksi, dr. Joyce Bratanata, Sp.PD, menjelaskan, pneumonia pneumokokus adalah infeksi paru yang disebabkan oleh bakteri bernama streptococcus pneumoniae.

Menurutnya, pneumonia dan flu bukan penyakit yang sama, meskipun flu dapat berkembang menjadi pneumonia. Keduanya bisa menimbulkan batuk dan demam, sehingga keluarga sebaiknya tidak menyimpulkan penyebabnya berdasarkan gejalanya saja.

“Sesak napas atau nyeri dada perlu segera diperiksakan ke dokter. Kesulitan bernapas yang parah atau kebingungan yang muncul tiba-tiba memerlukan penanganan gawat darurat. Seiring bertambahnya usia, tubuh semakin sulit melawan infeksi. Penyakit kronis seperti diabetes serta penyakit jantung atau paru kronis dapat semakin meningkatkan risiko penyakit pneumokokus,” terang dr. Joyce.

Terkait upaya individu melindungi diri dari pernyakit pernapasan serius, Dokter Keluarga, Klinik Kimia Farma, dr. Meidi Nursasih, menyarankan perlu dilakukan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan ke dokter.

“Anda tidak perlu memahami istilah medis sebelumnya. Sampaikan saja ke dokter mulai dari usia, riwayat kesehatan, dan apa pun yang menjadi kekhawatiran terhadap gangguan kesehatan Anda. Dari situ, dokter dapat memberikan saran yang sesuai untuk Anda,” kata dr. Meidi.

Dari informasi pasien tersebut, kata dr. Meidi, selanjutnya dokter akan menjelaskan seperti apa risiko dari gangguan kesehatan, pilihan pengobatan yang tersedia, serta menjawab pertanyaan seputar keamanan, biaya, dan ke mana harus pergi untuk mendapatkan layanan tersebut.

“Dengan jawaban yang jelas dari dokter, pasien dapat mengambil keputusan yang ia pahami dan merasa nyaman dengan keputusannya,” ucap dr. Meidi.

Senada, Dokter Keluarga, Prodia, dr. Kristin Tjandra, mengatakan bahwa pemeriksaan kesehatan secara rutin adalah kesempatan untuk melihat kondisi kesehatan seseorang secara menyeluruh. Termasuk mendeteksi penyakit yang sudah ada, obat-obatan yang dikonsumsi, dan pemeriksaan lainnya yang mungkin diperlukan oleh dokter.

Ia menekankan, dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak dini, pasien membantu dokter memberi saran yang tepat, dan bukan berdasarkan kondisi tubuh pasien pada hari tertentu saja. (Rif)

Pages: 1 2Show All
750 x 100 PASANG IKLAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
750 x 100 PASANG IKLAN