
“Ketika dunia beralih ke energi yang lebih bersih, Indonesia harus menemukan jalannya sendiri menuju masa depan yang berkelanjutan. Kami melihat CCS sebagai bagian dari solusi utama,” ujar Direktur Keuangan dan Investasi PHE, Dannif Utojo Danusaputro.
“Melalui kerja sama ini kami dapat memanfaatkan keahlian global untuk mengembangkan solusi yang sesuai dengan lanskap energi Indonesia. Kemitraan ini menjadi langkah penting dalam mendorong proyek CCS yang dapat diterapkan secara efektif di Indonesia,” imbuhnya.
Selain itu, PHE melihat peluang untuk memperluas portofolio bisnisnya dengan menyediakan layanan penyimpanan dan transportasi CO₂, mendukung industri penghasil emisi dalam memenuhi tujuan dekarbonisasi mereka.
Guna menghindari dampak terburuk dari perubahan iklim dan mencegah titik kritis yang ekstrim, United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) memperkirakan bahwa emisi karbon global harus diturunkan sebesar 43 persen pada tahun 2030. Dengan mempercepat penerapan CCS, kerja sama ini tidak hanya akan membantu Indonesia memenuhi komitmen iklimnya, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dalam jangka panjang.