Informasi Lengkap DFSK E5 Plus, Klik: https://www.dfskmotors.co.id/Passenger/E5Plus.html
Jakarta,corebusiness.co.id- Wartawan Mancing Indonesia (WNI) menghelat kegiatan doa bersama komunitas difabel dan anak yatim piatu untuk kelima jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, edukasi, sosial, dan fun fishing di area Pemancingan Ayam Jago, di Desa Mekar Wangi, Tanah Sereal, Bogor, pada Sabtu 26 September 2026. Rangkaian kegiatan tersebut dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 WMI.
Momen perayaan HUT ke-9 WNI terselip rasa duka mendalam terhadap lima jurnalis yang hilang di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) sejak Senin, 7 September 2026 sore. Kelima jurnalias tersebut adalah M. Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNews), Firman Daus (Anadolu Agency), dan Donal Husni (freelance).
Ade Danhur, Pengurus WMI sekaligus kakak ipar dari Yudistiro Pranoto, mewakili keluarga dan rekan jurnalis yang masih hilang lainnya menyampaikan sambutan, seraya memanjatkan doa kelima jurnalis tersebut bisa segera ditemukan. Ade Danhur mewakili keluarga Yudistiro dan keempat jurnalis lainnya secara simbolis memberikan santunan kepada anak yatim piatu.
Tahun ini, tema HUT yang diusung WMI adalah “Sembilan Tahun WMI Mengabdi: Sinergi Wartawan dan Korporasi Dorong Kemandirian Komunitas Difabel lewat Pelatihan Keterampilan Budidaya Ikan Air Tawar.”
Sesuai tema tersebut, WMI memberikan edukasi melalui pelatihan budidaya ikan tawar kepada penyandang disabilitas. Wartawan senior, Muhamad Yasin, yang menggeluti bisnis budidaya ikan air tawar dengan sistem bioflok, didaulat memberikan materi pelatihan kepada puluhan anggota komunitas Disabled Motorcycle Community (DMC) Jabodetabek. Kegiatan ini dalam upaya mendukung menciptakan kemandirian ekonomi bagi penyandang disabilitas.

Ketua Umum WMI, Firman Wibowo dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur komunitas bagi jurnalis yang hobi mancing masih terus berperan aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, di antaranya berbagi pengalaman dan ilmu, pemberdayaan ekonomi, sosial, peduli terhadap lingkungan, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan alam.
“Kami berharap kehadiran WMI bisa memberikan manfaat, khususnya kepada anggota, umumnya kepada masyarakat, dan WMI hadir bersama untuk membangun bangsa dan NKRI, dan bersama mitra, korporasi, serta pemerintah,” kata Firman.
Sementara itu, Ketua Penyelenggara HUT ke-9 WMI, Rama Julian Saputra menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Baik kepada pengurus dan anggota WMI, tokoh masyarakat, korporasi, dan stakeholder WMI lainnya.
Rama berharap hubungan dan kerja sama yang harmonis ini terus terjalin untuk melangkah bersama-sama memberikan manfaat kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Program-program yang diselenggarakan WMI turut mendapat perhatian dari korporasi. Wasis dari Petrochina, mewakili korporasi lainnya, mengatakan bahwa kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan WMI memberikan manfaat untuk kepentingan banyak pihak.

“Kami melihat kegiatan yang dilaksanakan WMI sangat positif dan memberikan manfaat tidak hanya bagi anggotanya serta masyarakat, bahkan dalam cakupan lebih luas WMI ikut berperan dalam mendukung program pembangunan nasional,” kata Wasis.
Sebagai simbol perjalanan WMI, Firman Wibowo meniup lilin berangka sembilan sambil diiringi lagu selamat ulang tahun dari pengurus dan anggota, serta semua tamu undangan yang hadir.
Di penghujung rangkaian acara HUT ke-9 WMI, disemarakkan dengan gelaran fun fishing, yang diikuti para jurnalis, korporasi, dan perwakilan masyarakat. (Rif)