160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN

Harga Properti Residensial Triwulan II 2026 Meningkat Terbatas

Salah satu model perumahan residence. Foto: Rumah 123
750 x 100 PASANG IKLAN
  • IHPR triwulan II 2026 sebesar 110,89 atau tumbuh sebesar 0,69 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan I 2026 sebesar 0,62 persen (yoy).
  • Pertumbuhan penjualan properti residensial meningkat meski masih terkontraksi sebesar 2,36 persen (yoy), dari sebelumnya terkontraksi lebih dalam sebesar 25,67 persen (yoy) pada triwulan I 2026.
  • Sumber pembiayaan utama pengembang masih berasal dari dana internal perusahaan dengan pangsa 73,28 persen dari total kebutuhan pembiayaan. 

Jakarta,corebusiness.co.id-Harga properti residensial di pasar primer pada triwulan II 2026 secara tahunan meningkat terbatas. Dari sisi penjualan mulai membaik meskipun masih mengalami kontraksi 2,36 persen.

Bank Indonesia baru saja mengumumkan Indeks Harga Hasil Survei Harga Properti. Hasil survei menunjukkan harga properti residensial di pasar primer pada triwulan II 2026 secara tahunan meningkat terbatas. Kondisi ini tecermin dari Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada triwulan II 2026 yang tercatat sebesar 110,89 atau tumbuh sebesar 0,69 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan I 2026 sebesar 0,62 persen (yoy).

Peningkatan tersebut terutama dipengaruhi oleh pertumbuhan harga rumah tipe besar. Indeks harga rumah tipe besar tercatat sebesar 108,41 atau tumbuh sebesar 0,68 persen (yoy), meningkat dibandingkan triwulan I 2026 sebesar 0,50 persen (yoy).

Di sisi lain, indeks harga rumah tipe kecil tercatat sebesar 113,89 atau tumbuh melambat sebesar 0,49 persen (yoy) dari triwulan I 202 6 sebesar 0,61 persen (yoy). Sementara itu, indeks harga rumah tipe menengah tercatat sebesar 114,01 dengan pertumbuhan relatif stabil dibandingkan dengan triwulan I 2026.

Secara spasial, dari 18 kota yang disurvei, sepuluh kota mengalami peningkatan pertumbuhan IHPR secara tahunan, tujuh kota mengalami penurunan pertumbuhan, dan satu kota mencatatkan pertumbuhan yang relatif stabil. Peningkatan pertumbuhan harga rumah salah satunya tercatat di Banjarmasin pada triwulan II 2026 sebesar 1,29 persen (yoy) dari sebelumnya 0,52 persen (yoy). Pertumbuhan harga rumah juga terjadi di Pekanbaru, tercatat mengalami perbaikan menjadi 3,23 persen (yoy) dari sebelumnya terkontraksi sebesar 0,03 persen (yoy).

Sebaliknya, harga rumah di Padang dan Balikpapan melambat masing-masing menjadi 0,63 persen (yoy) dan 1,19 persen (yoy) pada triwulan II 2026 dari sebelumnya sebesar 1,21 persen (yoy) dan 1,44% (yoy).

Secara triwulanan, IHPR di pasar primer pada triwulan II 2026 tumbuh sebesar 0, 26 persen (qtq), meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 0,04 persen (qtq). Peningkatan tersebut terutama didorong oleh harga rumah tipe menengah yang tumbuh sebesar 0,40% (qtq).

Pages: 1 2
750 x 100 PASANG IKLAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
750 x 100 PASANG IKLAN