Jakarta,corebusiness.co.id-Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia telah menerbitkan Keputusan Menteri ESDM No.409.K/MB.01/MEM.B/2026 tentang Harga Mineral Logam Acuan (HMA) dan Harga Batubara Acuan (HBA) untuk Periode Pertama Bulan Oktober Tahun 2026.
Mengutip Instagram resmi Ditjen Minerba Kementerian ESDM @ditjenminerba, Selasa (3/11/2026), diinformasikan harga batubara menunjukkan penguatan yang solid secara konsisten di tiga kalori kualitas.
“HBA untuk batubara kalori sedang hingga rendah (HBA I, II, dan III) mencatatkan kenaikan berlanjut yang didorong oleh tingginya permintaan energi di pasar global,” terang Ditjen Minerba.
Berdasarkan keputusan tersebut, HBA untuk batubara nilai kalori 5.300 kcal/kg GAR menguat ke level US$97,85 per ton pada periode pertama November 2026. HBA jenis batubara ini naik dibandingkan periode kedua Oktober 2026 senilai US$93,62 per ton.
HBA untuk batubara kalori 4.100 kcal/kg GAR dipatok US$69,28 per ton. Angka itu naik dibandingkan harga acuan periode kedua Oktober 2026 di angka US$66,1 per ton.
Sementara HBA untuk batubara dengan kesetaraan nilai kalori 3.400 kcal/kg GAR hanya menyentuh US$46,64 per ton. Harga acuan itu turun dari posisi periode kedua Oktober 2026 di angka US$54,53 per ton.
Selanjutnya HBA untuk batubara kalori tinggi dalam kesetaraan nilai kalori 6.322 kcal/kg GAR mentok di angka US$125,6 per ton. Harga acuan tersebut turun dibandingkan periode kedua Oktober 2026 yang berada di level US$126,81 per ton.
HMA Mineral Logam Terkoreksi
Sementara untuk komoditas mineral logam, disampaikan Ditjen Minerba, mayoritas mengalami koreksi harga dibanding Periode Kedua Oktober 2026.
“Penurunan (harga mineral logam) ini dipengaruhi oleh dinamika pasokan global serta pergerakan permintaan di pasar internasional,” ungkap Ditjen Minerba.
Adapun daftar HMA mineral logam sebagai berikut:
Manajer Promosi dan Iklan di Corebusiness.co.id