Informasi Lengkap DFSK E5 Plus, Klik: https://www.dfskmotors.co.id/Passenger/E5Plus.html
Sebagai tindak lanjut audiensi, Yayasan RSGA menyiapkan sejumlah langkah untuk memperkuat koordinasi dan mematangkan rencana kegiatan.
Pertama, kordinasi lanjutan dengan Rektor USU. Yayasan akan terus berkordinasi mengenai peluang kerjasama akademik, dukungan fasilitas, dan teknis pelaksanaan FGD.
Kedua, koordinasi teknis dengan BAPPERIDA Sumut. Pertemuan lanjutan akan diupayakan untuk mendalami substansi kajian, kebutuhan data, serta kesesuaian gagasan dengan arah perencanaan pembangunan daerah.

Ketiga, penguatan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Sumut. Pembahasan teknis diperlukan untuk mengidentifikasi persoalan konektivitas, kebutuhan integrasi antarmoda, dan potensi pengembangan jaringan transportasi yang relevan dengan kajian.
Keempat, penyusunan dokumen kajian dan administrasi. Yayasan akan mempersiapkan proposal, kerangka acuan kegiatan, kebutuhan data, dan dokumen pendukung lainnya sebagai bahan koordinasi dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, serta kementerian terkait sesuai prosedur yang berlaku.
Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi bagi penyusunan kajian yang lebih terarah dan membuka peluang kerja sama lintas sektor secara berkelanjutan.
RSGA Dorong Pembangunan Terintegrasi dan Berkelanjutan
Yayasan RSGA menilai audiensi ini sebagai langkah awal yang penting dalam membangun komunikasi antara lembaga masyarakat, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas perencanaan pembangunan melalui pertukaran gagasan, pemanfaatan keahlian akademik, dan penyusunan rekomendasi berbasis kebutuhan wilayah.
RSGA berkomitmen mendorong inisiatif pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan integrasi transportasi, pengembangan potensi ekonomi lokal, pemerataan aksesibilitas, keberlanjutan lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Yayasan berharap hasil komunikasi dan koordinasi yang telah dimulai dapat ditindaklanjuti melalui pertemuan teknis, pelaksanaan kajian, serta kolaborasi yang terukur dengan seluruh pemangku kepentingan terkait.
Dengan demikian, gagasan optimalisasi konektivitas diharapkan dapat berkembang menjadi bahan kajian strategis yang bermanfaat bagi penguatan perencanaan pembangunan dan pengembangan ekonomi Sumatera Utara.
Terpisah, Ketua Yayasan RSGA, H. Albiner Sitompul mengapresiasi terlaksananya audiensi tersebut. H. Albiner belum bisa menghadiri audiensi dikarenakan pada waktu yang bersamaan beliau diagendakan bertemu dengan Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI di Jakarta dengan pembahasan yang sama. (Rif)