160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN

PHE Fokus Migas Nonkonvensional dan Deepwater untuk Amankan Pasokan Energi Nasional 

Direktur Pengembangan dan Produksi Pertamina Hulu Energi, Mery Luciawaty.
750 x 100 PASANG IKLAN

Jakarta,corebusiness.co.id—PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina menegaskan peran strategis sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus menopang transisi menuju energi rendah karbon. Di tengah peningkatan porsi energi baru terbarukan (EBT), migas dinilai masih menjadi sumber energi yang andal untuk menjamin stabilitas pasokan dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Direktur Pengembangan dan Produksi Pertamina Hulu Energi, Mery Luciawaty, menyampaikan bahwa strategi pengelolaan hulu migas ke depan harus berfokus pada produksi yang berkelanjutan melalui peningkatan cadangan migas.

“Transisi energi tidak bisa menghilangkan peran migas secara instan. PHE menjadi tulang punggung dalam menjaga ketahanan energi nasional, terutama pada fase transisi menuju Net Zero Emission,” kata Mery dalam keterangan tertulis, Selasa (3/2/2026).

Dalam upaya mengamankan pasokan energi nasional serta mendukung peningkatan produksi dan cadangan migas nasional jangka panjang, PHE akan berfokus pada pengelolaan proyek laut dalam (deepwater) dan pengembangan lapangan Migas Non- Konvensional (MNK). Pengembangan deepwater diproyeksikan menjadi new frontier industri hulu migas. Sementara itu, pengembangan MNK dipandang sebagai peluang strategis untuk menjaga kesinambungan produksi nasional dalam jangka panjang.

750 x 100 PASANG IKLAN

“Kami mendorong agar temuan eksplorasi dapat lebih cepat dikonversi menjadi proyek pengembangan yang ekonomis dan komersial, sehingga memberikan kontribusi nyata terhadap produksi dan cadangan nasional,” jelas Mery.

Sejalan dengan agenda transisi energi, PHE mengadopsi strategi pertumbuhan ganda (dual growth strategy), yakni memaksimalkan bisnis inti migas sekaligus membangun bisnis rendah karbon. Inisiatif yang dikembangkan antara lain CCS/CCUS, hidrogen geologi, serta program dekarbonisasi operasional.

“Pendekatan ini kami yakini mampu menjaga daya saing perusahaan sekaligus memberikan kontribusi terhadap target penurunan emisi nasional,” ujar Mery.

Dengan penguatan kapabilitas organisasi, kepastian regulasi, serta sinergi dengan pemerintah dan mitra strategis, PHE optimistis sektor hulu migas tetap menjadi penggerak penting ketahanan energi dan stabilitas ekonomi Indonesia di masa transisi.

750 x 100 PASANG IKLAN

 

750 x 100 PASANG IKLAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
930 x 180 PASANG IKLAN
DELTA SYSTECH INDONESIA

Tutup Yuk, Subscribe !