160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN

BI Perkirakan Penjualan Eceran Desember 2025 Tumbuh 4,0 Persen

750 x 100 PASANG IKLAN

Jakarta,corebusiness.co.id-Bank Indonesia (BI) perkirakan kinerja penjualan eceran pada Desember 2025 tetap tumbuh. Hal ini tecermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Desember 2025 yang diprakirakan tumbuh sebesar 4,4 persen (yoy).

Kinerja penjualan eceran tersebut terutama ditopang oleh pertumbuhan kelompok suku cadang dan aksesori, makanan, minuman, dan tembakau, barang budaya dan rekreasi, serta bahan bakar kendaraan bermotor.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menyampaikan, secara bulanan, penjualan eceran pada Desember 2025 diprakirakan tumbuh sebesar 4,0 persen (mtm), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 1,5 persen (mtm).

Peningkatan tersebut didorong oleh kinerja mayoritas kelompok, terutama peralatan informasi dan komunikasi, barang budaya dan rekreasi, perlengkapan rumah tangga lainnya, serta makanan, minuman dan tembakau.

750 x 100 PASANG IKLAN

“Pertumbuhan penjualan eceran Desember 2025 sejalan dengan peningkatan permintaan masyarakat saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru,” kata Denny dalam keterangan tertulis, Senin (12/1/2026).

Denny menyebutkan, pada November 2025, IPR secara tahunan tumbuh sebesar 6,3 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan IPR bulan sebelumnya sebesar 4,3 persen (yoy). Pertumbuhan tersebut terutama didukung oleh peningkatan penjualan kelompok suku cadang dan aksesori, makanan, minuman, dan tembakau, serta barang budaya dan rekreasi.

Secara bulanan, penjualan eceran pada November 2025 tumbuh sebesar 1,5 persen (mtm), didukung oleh peningkatan penjualan kelompok peralatan informasi dan komunikasi, bahan bakar kendaraan bermotor, suku cadang dan aksesori, serta makanan, minuman, dan tembakau, seiring meningkatnya permintaan masyarakat menjelang periode perayaan HBKN Natal dan Tahun Baru.

Dari sisi harga, tekanan inflasi tiga bulan yang akan datang, yaitu Februari 2026, diprakirakan BI akan meningkat. Sementara pada enam bulan yang akan datang, yaitu Mei 2026, diprakirakan menurun. Hal ini tecermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Februari 2026 yang tercatat sebesar 168,6, lebih tinggi dibandingkan dengan 163,2 pada periode sebelumnya.

750 x 100 PASANG IKLAN

“Penurunan tekanan inflasi enam bulan mendatang didorong oleh ekspektasi kenaikan harga menjelang periode Ramadan 1447 Hijriyah,” ucap Denny.

Sementara itu, BI mencatat IEH Mei 2026 tercatat sebesar 154,5, lebih rendah dibandingkan dengan periode sebelumnya yang sebesar 161,7. (Gaska)

750 x 100 PASANG IKLAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
930 x 180 PASANG IKLAN
DELTA SYSTECH INDONESIA

Tutup Yuk, Subscribe !