INFO Lebih Lanjut Klik: https://www.dfskmotors.co.id/id
Jakarta,corebusiness.co.id-The Real-Time Billionaires Majalah Forbes per 17 Juli 2026 mencatat pengusaha Prajogo Pangestu menempati posisi ketiga orang terkaya RI. Forbes juga memberitakan Prajogo berencana membeli perusahaan geotermal Filipina.
Berdasarkan data Forbes, per Juli 2026 posisi pertama orang terkaya Indonesia ditempati pengusaha batubara Low Tuck Kwong dengan nilai kekayaan US$16,2 miliar atau sekitar Rp262,4 triliun. Posisi kedua ditempati pengusaha Robert Budi Hartono dengan dengan kekayaan US$15,7 miliar atau sekitar Rp254,3 triliun.
Sementara Prajogo menempati urutan ketiga dengan harta kekayaan US$15,4 miliar atau sekitar Rp249,5 triliun. Nilai asetnya bertambah sekitar US$30,3 juta. Pada 15 Juli 2026, perusahaan Prajogo, Barito Renewables Energy, diberitakan Forbes akan mengakuisisi perusahaan Filipina, bernama Energy Development Corporation (EDC) dengan nilai 5 miliar dollar AS (sekitar Rp 89,7 triliun).
Pemegang saham terbesar EDC, First Gen Corporation menerangkan, penawarannya bersifat indikatif serta tidak mengikat. Namun begitu, penawaran terkait akuisisi EDC masih tergantung dengan proses uji tuntas dan persetujuan yang diperlukan.
“Sampai saat ini, belum ada pembahasan antara kedua belah pihak, dan belum ada perjanjian yang ditandatangani,” bunyi keterangan First Gen yang berbasis di Manila, Filipina.
EDC punya 16 pembangkit listrik geotermal Energy Development Corporation atau EDC tercatat memiliki dan mengoperasikan 16 pembangkit listrik panas bumi (geotermal) di berbagai penjuru Filipina. Total, belasan pembangkit listrik ini mampu menghasilkan listrik dengan kapasitas sekitar 1.302,78 megawatt. EDC juga memiliki hampir 300 megawatt fasilitas tenaga hidroelektrik, surya, serta angin.
EDC awalnya adalah perusahaan milik negara yang kemudian sebagian besar sahamnya dibeli First Gen pada 2007. First Gen Corporation diketahui adalah perusahaan yang dimiliki oleh taipan Filipina, Federico Lopez.
Sementara Prajogo telah memperluas kepentingannya di bidang energi sejak 2023. Adapun Barito Renewables Energy adalah perusahaan induk dari Star Energy Geothermal Group, produsen geotermal terbesar di Indonesia dengan kapasitas 886 megawatt. Perusahaan tersebut memiliki tiga proyek pembangkit listrik tenaga geotermal di Provinsi Jawa Barat.
Pada 2024, Prajogo bekerja sama dengan ACEN milik taipan Filipina Jaime Augusto Zobel de Ayala untuk membangun proyek-proyek pembangkit listrik tenaga angin di Indonesia. (Rif)