Jakarta,corebusiness.co.id-Bagi PT Sokonindo Automobile, sebagai Agen Pemegang Merek (APM) DFSK dan SERES, kepercayaan konsumen menjadi fondasi utama. Perusahaan terus berupaya menghadirkan solusi mobilitas yang tidak hanya kuat secara produk, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan pengguna di lapangan.
Sebanyak 62 APM otomotif bergabung dalam keanggotaan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) hingga 2026. Jumlah keanggotaan meningkat dari periode sebelumnya yang hanya 30-an APM.
Tak sekadar hadir dalam memasarkan merek-merek mobil produk luar negeri di Indonesia, GAIKINDO meminta kepastian jangka panjang ke-62 APM dalam memasarkan sejumlah merek mobil di Tanah Air.
“Industri otomotif adalah industri dengan komitmen jangka panjang, tak bisa hit and run. Jadi harus ada kemampuan untuk bertahan cukup lama dan tumbuh bersama masyarakat Indonesia,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) GAIKINDO Kukuh Kumara dalam acara EVolution Indonesia Forum 2026, Selasa 3 Februari 2026.
Untuk diketahui, APM adalah perusahaan nasional yang ditunjuk oleh perusahaan manufaktur yang memiliki suatu merek. Pada umumnya, perusahaan nasional selaku APM berperan untuk melakukan impor, memasarkan, mendistribusikan, bahkan hingga menyelenggarakan layanan purna jual (aftersales) di suatu regional tertentu, pada umumnya negara, yang dalam konteks ini di Indonesia.
Seperti halnya PT Sokonindo Automobile, APM DFSK dan SERES asal Tiongkok di Indonesia. Di Indonesia, merek-merek kendaraan DFSK dan SERES diproduksi di pabrik mereka yang berlokasi di Cikande, Serang, Banten, di bawah naungan DFSK Motor Indonesia.
Pabrik ini mengadopsi teknologi terkini dan modern sebagai industri 4.0, di mana 90 persen dari proses produksi sudah menggunakan teknologi robotic. Fasilitas utama yang ada di pabrik adalah Stamping Workshop, Welding Workshop, Painting Workshop, dan Assembling Workshop.
Total kapasitas produksi maksimum pabrik adalah 50.000 unit per tahun, yang dapat memenuhi kebutuhan pasar lokal maupun mancanegara, termasuk di Asia Tenggara.