160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN

Regional Indonesia Timur Siap Gali Potensi Migas 

750 x 100 PASANG IKLAN

Jakarta,corebusiness.co.id–Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina terus menggali potensi minyak dan gas yang ada di Timur Indonesia untuk mencapai target produksi.

Untuk mencapai target tersebut, Regional Indonesia Timur terus melakukan berbagai upaya seperti program kerja workover, pemboran sumur pengembangan maupun sumur eksplorasi untuk menambah resources, serta Enhanced Oil Recovery seperti CO2 flood yang saat ini sedang dikembangkan di lapangan Sukowati. Penerapan teknologi digitalisasi dilakukan dengan cukup agresif untuk mendukung pencapaian target tersebut.

Hal itu disampaikan Direktur Regional Indonesia Timur Ruby Mulyawan dalam pemaparannya di Town Hall Meeting yang dikuti oleh seluruh perwira baik secara offline dan online.

Untuk mencapai target tersebut juga diperlukan keseragaman tata nilai atau aturan-aturan yang mengarahkan ke tujuan tersebut. Yang pertama aspek HSSE yang terus diterapkan secara disiplin.

750 x 100 PASANG IKLAN

“Penerapan HSSE ini menjadi fokus utama yang dilakukan baik di kantor regional dan zona-zona,” kata Ruby.

Komitmen dalam memenuhi target dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) serta Integritas dalam menjalankan proses bisnis dan pengelolaan pemangku kepentingan baik di internal maupun eksternal perusahan yang dekat dengan wilayah operasi.

Ruby dalam paparannya menjelaskan capaian di tahun 2025 Regional Indonesia Timur berhasil mencapai Produksi Migas sebesar 208.5 Mboepd atau 100.4% dari target RKAP , lifting migas sebesar 171.0 Mboepd atau 102.9%. Sepanjang 2025 Regional Indonesia Timur juga berhasil melakukan 6 Bor Sumur Eksplorasi , 12 Bor Sumur Pengembangan dan 17 workover sumur.

Hal ini dikuatkan oleh Tri Winarno, Komisaris Pertamina EP Cepu yang turut hadir dalam acara Town Hall.

750 x 100 PASANG IKLAN

“Kinerja 2025 cukup baik, performance produksi dan lifting tercapai. Untuk tahun 2026, kita perlu memperhatikan kondisi geopolitik global yang tentu akan berpengaruh pada industri migas, sehingga kita dapat tetapkan strategi yang tepat,” ujar Tri.

 

750 x 100 PASANG IKLAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
930 x 180 PASANG IKLAN
DELTA SYSTECH INDONESIA

Tutup Yuk, Subscribe !