160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN

Pengamat Ekonomi Pertanian Khudori

MENIMBANG BIOETANOL BERBASIS TETES TEBU

Khudori Pengamat Ekonomi Pertanian INDONESIA mempercepat pengembangan industri bioetanol untuk mendukung penerapan bahan bakar minyak (BBM) bensin dengan campuran etanol sebesar 10% (disebut E10). Untuk mendukung itu, Presiden Prabowo Subianto memutuskan akan membangun 30 pabrik bioetanol. Bahkan, bila perlu dibangun hingga 50 pabrik. Ia meyakini Indonesia memiliki kemampuan untuk memperbesar campuran etanol hingga 20% atau […]

STATISTIKULASI & CERITA PRODUKSI BERAS INDONESIA YANG ‘WOW’

Khudori Pengamat Ekonomi Pertanian   STATISTIK itu ibarat pisau dapur. Ia netral. Di tangan seorang koki, pisau dapur bisa menjadi alat menciptakan hidangan yang super lezat dan bergizi. Akan tetapi, di tangan pembunuh berdarah dingin, ceritanya akan lain. Pisau bisa berubah menjadi alat untuk mencabut nyawa. Tanpa kenal belas kasihan. Melalui analogi ini, pendek kata, […]

URGENSI CADANGAN BERAS PEMERINTAH MULTIKUALITAS

Khudori Pengamat Ekonomi Pertanian KALAU membeli beras di pengecer di pasar tradisional, Anda akan berhadapan dengan aneka macam beras. Namanya bermacam-macam. Ada yang bermerek, ada yang tidak. Yang tidak bermerek biasanya dijual curah. Harganya pun berbeda-beda. Demikian pula kualitasnya. Hal serupa kembali Anda temukan ketika membeli beras di toko kelontong atau warung sebelah rumah. Meskipun […]

PERTARUHAN TUGAS BULOG SAAT STOK BERAS JUMBO

Khudori Pengamat Ekonomi Pertanian TUGAS Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) telah digariskan secara jelas dalam peraturan. Merujuk Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 13 Tahun 2016 tentang Perum Bulog dan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 48 Tahun 2016 tentang Penugasan kepada Perum Bulog dalam Kerangka Ketahanan Pangan Nasional, tugas utama Bulog adalah melaksanakan tugas pemerintahan di […]

MENGAPA HARGA BERAS TERUS MERANGKAK NAIK?

Khudori Pengamat Ekonomi Pertanian HARGA beras terus merangkak naik. Beras medium maupun premium. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada pekan ketiga Juni 2026, harga rerata nasional beras medium mencapai Rp 14.402 per kilogram (kg) atau naik 0,38% dibandingkan harga rerata pada Mei 2026. Pada periode yang sama, harga rerata nasional beras premium Rp16.230 per kg […]

POTENSI GULA NONTEBU YANG DIANAKTIRIKAN

Khudori Pengamat Ekonomi Pertanian   SELAMA berpuluh tahun pemerintah menargetkan swasembada gula, berpuluh tahun pula target itu belum tercapai. Seperti larva serangga dari famili Myrmeleontidae yang berjalan mundur saat menggali sarang, ketika belum ada tanda-tanda tercapai target capaian swasembada pun diundur. Ini terjadi berulang kali. Terjadi pada swasembada sejumlah komoditas. Bukan hanya gula. Melintas banyak […]

Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan 

Khudori Pengamat Ekonomi Pertanian BULOG mendapatkan penugasan baru: menyalurkan subsidi kedelai sebesar Rp2.000 per kilogram (kg) kepada produsen tahu dan tempe. Untuk tahap pertama volume subsidi kedelai mencapai 250 ribu ton. Kebutuhan kedelai untuk tahu-tempe sekitar 2,7 juta ton per tahun. Dari jumlah ini, produksi dalam negeri amat kecil: di bawah 10%. Sisanya berasal dari […]

Konsolidasi BUMN Gula dan Jerit Petani Tebu 

Khudori Pengamat Ekonomi Pertanian   KONSOLIDASI pabrik gula (PG) BUMN telah selesai. Ini ditandai oleh tuntasnya proses akuisisi tiga PG di bawah holding ID Food oleh PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) atau Sugar Co. Ketiga PG yang dimaksud adalah PT Pabrik Gula Rajawali I, PT Pabrik Gula Rajawali II, dan PT Pabrik Gula Candi Baru. […]

Penolakan Puluhan Desa atas Beras Bantuan Bulog: ‘Bom Waktu’ Mulai Menyala?

Khudori Pengamat Ekonomi Pertanian   PULUHAN desa di Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Madura, diberitakan menolak bantuan pangan berupa beras yang hendak dibagikan Bulog. Beras belum sempat disalurkan ke warga penerima. Beras dalam kemasan 10 kg itu diketahui kualitasnya tidak baik setelah kemasan dibuka. Beras tersebut berwarna kuning cenderung coklat. Ketika dicium, beras berbau tidak […]

Mengapa Menaikkan HET Bukan Solusi

Khudori Pengamat Ekonomi Pertanian PEMERINTAH berencana menaikkan harga eceran tertinggi (HET) MinyaKita. Saat ini HET MinyaKita sebesar Rp15.700 per liter. Itu harga di konsumen akhir. Harga tersebut mulai berlaku sejak 14 Agustus 2024. Naik dari HET sebelumnya yang sebesar Rp14.000/liter. Meskipun sudah satu kata dalam pembahasan antar kementerian/lembaga (K/L), level HET belum ditetapkan. Termasuk kapan […]

More posts
750 x 100 PASANG IKLAN