
Peningkatan ini sejalan dengan meluasnya panen padi yang diperkirakan mencapai 2,83 juta hektare. Angka ini menunjukkan kenaikan sekitar 970,33 ribu hektare atau 52,08 persen dibandingkan luas panen pada Januari-Maret 2024 yang hanya 1,86 juta hektare.
Memperketat Pengawasan
Untuk teknis pengawalan dan pengawasan di lapangan, Mentan Amran telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
“Swasembada pangan merupakan gagasan besar Bapak Presiden agar bisa tercapai dalam waktu sesingkat-singkatnya. Kita bahu membahu, kolaborasi mensukseskan target swasembada yang telah ditetapkan Bapak Presiden,” tegas Amran.
Menurutnya, kolaborasi Kementan, Polri, dan TNI, untuk menghindari terjadinya penyimpangan di lapangan. Pengawalan dan pengawasan bukan hanya terhadap penyerapan gabah dan beras, tapi juga terkait pendistribusian sarana produksi (saprodi), alat mesin pertanian (alsintan), dan lainnya.
Amran mencontohkan adanya tindakan pendistribusian pupuk palsu di Jawa Barat. Saat ini pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan pelaku, sedang diproses oleh aparat Kepolisian. (Adver).