160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN

Penjualan Mobnas Semester I Positif, Menperin Agus Optimistis Lampaui Target 850 Unit

Deretan 65 merek mobil global dipamerkan di GIIAS 2026. Foto:corebusiness.co.id/Syarif
750 x 100 PASANG IKLAN

Tangerang,corebusiness.co.id-Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita optimistis capaian penjualan mobil nasional melampaui target 850 ribu unit.

Optimisme tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat membuka pameran otomotif terbesar di Indonesia tersebut di ICE BSD City, Tangerang, Kamis, 30 Juli 2026.

Menurutnya, pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 tak hanya menjadi ruang pameran kendaraan baru, tetapi juga diharapkan menjadi momentum yang mampu mendongkrak penjualan mobil nasional pada paruh kedua tahun ini.

Agus menilai tren penjualan kendaraan sepanjang semester pertama menjadi modal kuat bagi industri otomotif untuk menutup tahun dengan hasil yang lebih baik. Bahkan, menurutnya, capaian penjualan mobil nasional berpeluang melampaui target 850 ribu unit yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Target 850 ribu unit bukanlah batas maksimal. Kami optimistis angka penjualan hingga akhir tahun bisa melampaui target tersebut,” ujar Agus.

Keyakinan tersebut didukung oleh kinerja pasar otomotif yang terus menunjukkan pertumbuhan. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi kendaraan dari pabrik ke dealer (wholesales) selama Januari-Juni 2026 mencapai 436.564 unit atau meningkat 15,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebanyak 376.707 unit.

Sementara itu, penjualan dari dealer kepada konsumen (retail sales) juga mencatatkan hasil positif. Selama enam bulan pertama tahun ini, penjualan retail mencapai 433.848 unit, naik 10,5 persen dibandingkan Januari-Juni 2025 yang tercatat sebanyak 392.778 unit.

Agus mengatakan, pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa permintaan domestik masih memiliki ruang yang besar untuk berkembang.

“Di tengah kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil, Indonesia dinilai tetap memiliki peluang karena tingkat kepemilikan kendaraan masyarakat masih relatif rendah dibandingkan sejumlah negara lain,” tuturnya.

Selain optimistis terhadap penjualan, Agus juga berharap penyelenggaraan GIIAS 2026 mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu basis produksi otomotif di kawasan Asia Tenggara.

Menperin menyatakan bahwa pemerintah akan terus bermitra dengan industri otomotif karena sektor ini berperan besar terhadap investasi, penciptaan lapangan kerja, peningkatan nilai tambah manufaktur, hingga ekspor kendaraan dan komponen.

Kementerian Perindustrian, kata dia, akan terus menghadirkan berbagai kebijakan yang mendukung peningkatan daya saing industri otomotif nasional agar tetap kompetitif di tengah dinamika ekonomi global.

Pages: 1 2
750 x 100 PASANG IKLAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
750 x 100 PASANG IKLAN