160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
750 x 100 PASANG IKLAN

Expert di Bidang Nuklir, Bob S. Effendi Bentuk Jasa Konsultan PLTN

750 x 100 PASANG IKLAN

SEPULUH TAHUN berkutat mengurus semua hal terkait nuklir semasih menjabat Direktur Operasi PT Thorcon Power Indonesia, menjadikan Bob S. Effendi sebagai sosok yang expert di bidang ketenaganukliran. Ketika memutuskan mendirikan jasa Konsultan Nuklir, dia ingin Indonesia bisa lebih maju dalam penyediaan energi listrik hijau, dan mendukung dekarbonisasi.

Bob. S. Effendi melihat, pengadaan energi listrik dari nuklir bisa dilakukan dua metode. Pertama, membangun nuklir yang baru (greenfield). Kedua, repower, dengan mengganti boiler sebagai sumber panas PLTU menjadi sumber panas energi bersih seperti nuklir, maka menjadi PLTN brownfield ataupun sumber panas geothermal.

Menurutnya, perbedaan mendasar PLTN dengan PLTU hanya pada boiler, yaitu salah satu jenis bejana tertutup di mana batubara dibakar dan dikonversi menjadi uap. Bejana ini mampu membentuk uap dengan tekanan lebih dari 1 atmosfer dengan cara memanaskan air yang ada di dalamnya menggunakan gas-gas steam dari hasil pembakaran.

Ia menjelaskan, sumber untuk memanaskan air menjadi uap pada PLTU menggunakan batubara. Sedangkan sumber panas PLTN dihasilkan dari reaksi fisi uranium. Sumber panas dari reaksi fisi uranium dialirkan ke turbin.

750 x 100 PASANG IKLAN

Sistem kerja dalam menghasilkan panas antara PLTU dengan PLTN hampir sama. Perbedaannya adalah penggunaan sumber panas, PLTU menggunakan batubara yang dipanaskan, sedangkan PLTN menggunakan uranium yang difusikan melalui reaktor.

“Jadi, sederhananya hanya mengganti sumber pemanas dari batubara dengan uranium, walaupun prakteknya tidak sederhana itu,” jelas pria yang akrab disapa Bob.

Bob mengutarakan, keberadaan PLTU-PLTU yang akan dihentikan pengoperasiannya, sebenarnya tidak akan menyelesaikan masalah, jika pemerintah ingin melakukan dekarbonisasi. Menghentikan operasi PLTU-PLTU justru akan menimbulkan masalah, antara lain:

1.Dari mana dana penutupan PLTU, jelas APBN tidak mungkin. Menteri ESDM sudah mengatakan bahwa bila tidak ada bantuan internasional tidak perlu ditutup.

750 x 100 PASANG IKLAN

2. Apakah pengganti PLTU akan menaikan biaya produksi. Rasanya pasti naik, maka begitu juga subsidi/kompensasi, padahal Indonesia sedang mencoba menekan subsidi.

3. Bagaimana dengan lahan dan koneksi transmisi yang sudah tersambung akan menjadi aset terlantar.

4.Bagaimana dengan tenaga kerja PLTU yang rata-rata sekitar 500-an orang. Dan masih banyak lagi pertanyaan yang diyakini Bob belum bisa dijawab oleh pemerintah.

Sebagai contoh, salah satu PLTU yang akan dihentikan adalah Cirebon Unit 1 yang sudah dibicarakan sejak 3 tahun yang lalu, tetapi sampai sekarang belum ada kejelasan darimana sumber uangnya. Katanya dari ADB dan konsorsium beberapa bank–sehingga sampai saat ini Cirebon unit 1 masih terus beroperasi.

750 x 100 PASANG IKLAN

Pages: 1 2 3
750 x 100 PASANG IKLAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
930 x 180 PASANG IKLAN
PT. ANINDYA WIRAPUTRA KONSULT

Promo Tutup Yuk, Subscribe !