160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
750 x 100 PASANG IKLAN

Bob S. Effendi Tegaskan ThorCon Serius Bangun PLTN di Indonesia

Direktur Operasi PT ThorCon Power Indonesia, Bob S. Effendi
750 x 100 PASANG IKLAN

“Sampai saat ini kami masih terus melakukan konsultasi pra-perizinan dengan Bapeten. Insya Allah sebentar lagi akan mulai masuk proses tahapan perizinan tapak, dan kami targetkan tahun 2026 akan mendapatkan izin tapak,” tutur Bob.

PLTN ThorCon Produksi Tahun 2031

Seiring menunggu perizinan tapak dari Bapeten, ThorCon sedang mengerjakan detail engineering design PLTN yang diperkirakan rampung tahun 2026, sehingga tahun 2027 akan masuk konstruksi dan fabrikasi di Korea Selatan. Selanjutnya, pada tahun 2029  reaktor tersebut sudah berada di Indonesia, dan di tahun 2031 sudah dapat operasi komersial.

Setelah membangun PLTN pertama di Pulau Kelasa, ThorCon telah menyiapkan rencana akan membangun PLTN di wilayah lainnya.

750 x 100 PASANG IKLAN

“Dalam RUKN yang diterbitkan pemerintah, ada tujuh wilayah, di mana PLTN beroperasi sebagian besar di Sumatera dan Kalimantan. Mungkin kita akan fokus di Pulau Sumatera dengan pertimbangan pertumbuhannya cukup tinggi, mengingat kapasitas ThorCon 500 MW seperti, Sumut, Batam, dan Babel,” urainya.

Bob menyampaikan bahwa pemerintah tidak menganggarkan pembangunan PLTN menggunakan APBN, tetapi menggunakan skema Independent Power Producer (IIP) atau investasi swasta. Di sisi lain, ThorCon ingin meminta penjelasan dari pemerintah terkait mekanisme penjualan listrik yang diproduksi PLTN dan dibiayai sendiri oleh swasta.

“Sampai saat belum jelas mekanismenya, mengingat RPP KEN dan RUKN mengamanatkan urusan PLTN dilakukan oleh NEPIO atau yang disebut KP3E. Di sisi lain, komite persiapan pembangunan program energi nuklir masih dibentuk, hal ini membuat sulit kami atau perusahaan nuklir lainnya mendapatkan informasi, misalnya upaya-upaya apa saja yang harus dilakukan, karena semua pihak masih dalam keadaan tidak jelas terkait prosesnya,” tukasnya.

Bob berharap pemerintah segera memberikan kepastian terkait proses, tahapan, dan merespon proposal ThorCon yang memberikan penawaran kompetitif penjualan listrik ke PLN dibandingkan PLTU berbasis batubara, serta dengan target COD 2031.

750 x 100 PASANG IKLAN

“ThorCon sangat serius membangun PLTN di Indonesia tanpa APBN dengan investasi sekitar Rp 17 triliun,” pungkasnya. (Rif)

Pages: 1 2Show All
750 x 100 PASANG IKLAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
930 x 180 PASANG IKLAN
PT. ANINDYA WIRAPUTRA KONSULT

Promo Tutup Yuk, Subscribe !