160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN

Presiden Lantik Anggota DEN Periode 2026-2030, Berikut Strukturnya

Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik keanggotaan Dewan Energi Nasional dari unsur pemerintah dan pemangku kepentingan pada Rabu, 28 Januari 2026 di Istana Negara, Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr
750 x 100 PASANG IKLAN

Jakarta,corebusiness.co.id-Presiden Prabowo Subianto secara resmi telah melantik keanggotaan Dewan Energi Nasional (DEN) periode 2026-2030 dari unsur pemerintah dan pemangku kepentingan di Istana Negara, Jakarta,  Rabu (28/1/2026).

Pelantikan yang menandai babak baru pengelolaan energi nasional ini ditetapkan dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 134P Tahun 2026 tentang Pengangkatan anggota DEN dari Pemangku Kepentingan dan Keppres Nomor 6P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan DEN dari Pemerintah.

DEN dipimpin Presiden Prabowo Subianto sebagai Ketua DEN dibantu Wakil Presiden Gibran selaku Wakil Ketua, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia selaku Ketua Harian, tujuh menteri sebagai anggota dari unsur pemerintah, dan delapan anggota dari unsur pemangku kepentingan.

Tujuh menteri yang tergabung dalam DEN dari unsur pemerintah yaitu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, dan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq.

750 x 100 PASANG IKLAN

Sementara itu, delapan anggota DEN dari unsur pemangku kepentingan di antaranya praktisi dan akademisi Johni Jonatan Numberi dan Mohammad Fadhil Hasan, kemudian Satya Widya Yudha dan Sripeni Inten Cahyani yang berasal dari unsur industri. Sedangkan dari unsur teknologi yaitu Unggul Priyanto serta Saleh Abdurrahman dari unsur lingkungan hidup. Dua anggota lainnya, Muhammad Kholid Syeirazi dan Surono merupakan unsur konsumen.

Menteri Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Harian DEN Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa pelantikan ini menandai babak baru pengelolaan energi nasional.

“Kita tahu semua bahwa salah satu program prioritas Bapak Presiden Prabowo adalah menyangkut dengan kedaulatan energi, ketahanan energi, swasembada energi yang salah satu instrumen negaranya adalah arah kebijakan roadmap yang dibangun bersama-sama dengan DEN (Dewan Energi Nasional),” tutur Bahlil dalam keterangan resmi.

Bahlil menegaskan bahwa Presiden Prabowo memberi perhatian khusus dan konsisten terhadap sektor energi. Hal ini sejalan dengan Asta Cita, khususnya pada poin ketahanan energi dan ketahanan pangan.

750 x 100 PASANG IKLAN

“Ini adalah sebagai bentuk komitmen Bapak Presiden yang mempunyai perhatian khusus dalam rangka menempatkan energi sebagai skala prioritas pembangunan. Karena dalam berbagai kesempatan di Asta Cita nomor dua, Bapak Presiden selalu berbicara tentang ketahanan energi dan ketahanan pangan,” terangnya.

Ia menyebut DEN akan segera menggelar rapat perdana dan melaporkan kepada Presiden Prabowo untuk melaksanakan sidang pertama. Fokus utama yang menjadi arahan Presiden Prabowo, menurut Bahlil mulai dari kedaulatan energi tanpa intervensi pihak luar hingga penguatan ketahanan energi.

“Yang berikut adalah kemandirian energi. Kita tahu, kita hari ini masih impor BBM kurang lebih sekitar 30 juta lebih kiloliter baik solar maupun bensin, dan yang keempat itulah swasembada. Pasti kami akan melakukan bertahap dan akan tujuannya pada akhirnya adalah swasembada,” tandasnya. (Rif)

 

750 x 100 PASANG IKLAN

750 x 100 PASANG IKLAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
930 x 180 PASANG IKLAN
DELTA SYSTECH INDONESIA

Tutup Yuk, Subscribe !