Jakarta,corebusiness.co.id-Badan Pusat Statistik Indonesia (BPS) mencatat jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada September 2026 mencapai 96,69 juta perjalanan, naik 2,47 persen (y-on-y). Warga dari Provinsi Jawa Barat menempati posisi tertinggi yang melakukan perjalanan wisata.
Sementara jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) pada September 2026 mencapai 600,61 ribu perjalanan, turun 13,69 persen (y-on-y) dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
BPS menjabarkan, berdasarkan provinsi asal, jumlah perjalanan wisnus tertinggi pada September 2026 berasal dari Jawa Barat, yaitu 17,34 juta perjalanan atau 17,93 persen dari total perjalanan nasional. Jumlah tersebut turun 10,55 persen dibandingkan Agustus 2026 (m-to-m), tetapi naik 0,80 persen dibandingkan September 2025 (y-on-y).
Jawa Timur dan Jawa Tengah menempati posisi kedua dan ketiga, masing-masing sebesar 15,04 juta perjalanan (15,55 persen) dan 12,36 juta perjalanan (12,78 persen).
Provinsi DKI Jakarta berada di urutan keempat, sebanyak 8,1 juta perjalanan pada September 2026. Berikutnya Banten, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan, berada di posisi kelima, keenam, dan ketujuh, masing-masing sebanyak 5,97 juta perjalanan, 4,4 jura perjalanan, dan 3,3 juta perjalanan.
Masih berdasarkan provinsi asal, sebagian besar provinsi mengalami kenaikan perjalanan wisnus pada September 2026 dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya (y-on-y). Kenaikan tertinggi terjadi di Provinsi Papua Barat, yaitu sebesar 26,89 persen, diikuti Maluku 16,00 persen, Maluku Utara 15,52 persen, dan Jawa Tengah 12,50 persen.
Di sisi lain, penurunan terdalam terjadi di Kepulauan Bangka Belitung yakni sebesar 7,99 persen.
Sementara itu, sebagian besar provinsi mencatat penurunan jumlah perjalanan wisnus pada September 2026 dibandingkan Agustus 2026 (m-to-m). Penurunan terdalam tercatat di Sumatera Utara sebesar 12,35 persen, diikuti oleh Kepulauan Bangka Belitung, dan DKI Jakarta, masing-masing 11,75 persen dan 11,16 persen. Sebaliknya, Maluku merupakan satu-satunya provinsi yang mengalami kenaikan yaitu sebesar 3,02 persen.
Berdasarkan daerah tujuan, BPS mencatat Pulau Jawa masih menjadi daerah tujuan utama perjalanan wisatawan nusantara, yaitu mencapai 62,61 juta perjalanan pada September 2026 atau sebesar 64,75 persen dari total perjalanan wisnus di Indonesia. Provinsi yang menjadi tujuan perjalanan tertinggi adalah Jawa Barat (16,55 juta perjalanan), diikuti Jawa Timur (15,72 juta perjalanan) dan Jawa Tengah (12,87 juta perjalanan).
Provinsi lain dengan tujuan perjalanan wisata yang juga cukup tinggi, yaitu DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, DI Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan. (Fairuuz)
Staf Redaksi di Corebusiness.co.id