
Jakarta,corebusiness.co.id-Tarif resiprokal Presiden AS, Donald Trump yang lebih tinggi terhadap Brasil diperkirakan akan mengubah arus perdagangan daging sapi global, memicu peningkatan pengiriman ke AS dari negara-negara seperti Meksiko dan Australia.
Brasil adalah eksportir daging sapi terbesar di dunia, dengan Tiongkok sebagai mitra dagang utamanya. Pada Agustus 2025 Meksiko menyalip AS dan menjadi tujuan ekspor terbesar kedua untuk komoditas tersebut.
Menukil Reuters, Direktur Konsultan Peternakan Athenagro, Mauricio Nogueira, dalam sebuah wawancara mengatakan, sangat mungkin negara-negara yang dapat melakukan triangulasi daging sapi Brasil akan meningkatkan pembelian mereka mengikuti contoh Meksiko.
“Jika Meksiko mulai mengirim daging sapi ke AS, mereka harus membeli dari negara lain. Jadi, Meksiko harus membeli dari Brasil,” kata Mauricio.