
Jakarta,corebusiness.co.id-Sejak Januari hingga minggu pertama Maret 2025, nama Low Tuck Kwong bertahan di posisi ketiga orang terkaya Indonesia berdasarkan catatan Forbes. Namun, pada Sabtu (22/3/2025), hasil pelacakan real time Forbes memasukkan raja batubara ini sebagai orang terkaya di Indonesia.
Forbes melacak secara real time naik turunnya harta orang-orang terkaya di dunia setiap hari. Platform pelacakan kekayaan ini menyediakan pembaruan berkelanjutan tentang kekayaan bersih dan peringkat setiap individu yang dikonfirmasi oleh Forbes sebagai miliarder.
Di Indonesia, sejak Januari hingga minggu pertama Maret 2025, nama Prajogo Pangestu dan dua bersaudara Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono saling kejar-kejaran untuk menduduki posisi pertama miliarder Indonesia versi Forbes. Sementara Low Tuck Kwong tertahan di posisi ketiga.
Tapi apa yang terlihat di daftar miliarder Forbes untuk kategori negara Indonesia pada Sabtu (22/3/2025), pemilik PT Bayan Resourches Tbk. (BYAN), Low Tuck Kwong berada di peringkat pertama orang terkaya Indonesia. Dia mampu menyalip Prajogo Pangestu dan Hartono bersaudara.
Forbes mencatat total harta kekayaan Low Tuck Kwong sebesar US$ 27,4 miliar atau setara Rp 452 triliun. Harta kekayaan tersebut didapat dari pendapatan Bayan Resources miliknya, produsen batubara terbesar keempat di Indonesia.
Di posisi kedua dan ketiga, diduduki Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono. Kakak beradik pemilik Grup Djarum ini mendapatkan sebagian besar harta kekayaan dari hasil investasi mereka di PT Bank Central Asia Tbk.
Robert Budi Hartono tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar US$ 19,9 miliar atau setara Rp 328,3 triliun. Sedangkan total harta kekayaan Michael Bambang Hartono sebesar US$ 19,2 miliar atau setara Rp 316,8 triliun.
Pemilik Group Barito Pacific, Prajogo Pangestu tergeser di posisi keempat orang terkaya Indonesia. Forbes mencatat total harta kekayaan pria berusia 80 tahun ini sebesar US$ 17,8 miliar atau setara Rp 293,7 triliun. (Rif)