160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
750 x 100 PASANG IKLAN

Bob S. Effendi Urai Kontradiktif dan Solusi Rencana Pembangunan PLTN di Indonesia

Bob S. Effendi menguraikan peluang dan tantangan pembangunan PLTN di Indonesia. Foto: Syarif/corebusiness.co.id
750 x 100 PASANG IKLAN

Jakarta,corebusiness.co.id-Konsultan nuklir dan cyber security, Bob S. Effendi membedah rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) yang sudah diproyeksikan Pemerintah Indonesia. Selain mengungkap sisi kontradiktif, dia juga memberikan solusi.

Bob S. Effendi tengah berdiri di teras ketika corebusiness.co.id masuk ke pelataran halaman rumahnya yang cukup luas dan hijau di kawasan Pejaten Barat, Jakarta Selatan, Rabu pagi (26/3/2025), pukul 08.30 WIB.

“Jangan kaget ya, di dalam rumah saya banyak kucing,” bilang Bob S. Effendi saat mempersilakan corebusiness.co.id masuk ke ruang utama bangunan rumah permanen tersebut.

Kucing-kucing dari berbagai ras itu terlihat begitu jinak kepada majikannya. Beberapa di antaranya langsung mendekat, menghampiri Bob S. Effendi.

750 x 100 PASANG IKLAN

“Puluhan kucing saya ini sebagian berasal dari kucing liar yang tidak terawat. Di sini mereka kita rawat, setiap hari dikasih makan, dibersihkan, dan dijaga kesehatannya. Kebetulan istri saya, Kiki Rezki Effendi mempunyai tujuh klinik untuk hewan peliharaan di seluruh Indonesia, termasuk di Bali. Namanya Amore Animal Clinic,” cerita kakak sulung dari aktor dan politikus Dede Yusuf Macan Effendi.

Sejurus kemudian, mantan Direktur Operasi PT Thorcon Power Indonesia ini memulai perbincangan seputar industri nuklir. Bob menuturkan, selama sepuluh tahun bergabung di Thorcon, tenaga dan pikirannya terpusat rencana perusahaan ini ingin membangun PLTN di Pulau Kelasa, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung.

Lantaran itu, dirinya terus membangun relasi dan komunikasi dengan pihak pemerintah, termasuk kementerian dan lembaga terkait. Baik untuk urusan perizinan, feasibility study, hingga ketentuan lainnya yang harus dipenuhi Thorcon terkait rencana pembangunan PLTN tersebut.

“Sekarang pintu nuklir di Indonesia sudah terbuka, dan saya telah berhasil menempatkan Thorcon di posisi terdepan dan terpandang. Sekarang waktunya move on. Meskipun saya sudah tidak bergabung di Thorcon, tetap konsisten dalam sektor nuklir, tetapi sebagai konsultan nuklir bagi pemerintah dan beberapa perusahaan nuklir lainnya. Saya rasa setelah sepuluh tahun menggeluti nuklir, saya satu-satunya yang menguasai seluk-beluk sektor ini. Selain itu saya juga memulai jasa konsultan cyber security, termasuk pengembangan blockchain database,” ucap Bob, begitu sapaan akrab pria berkacamata tersebut.

750 x 100 PASANG IKLAN

Bob lantas memaparkan proyeksi pembangunan PLTN oleh Pemerintah Indonesia, dengan segala kontradiktif kebijakan yang dinilai masih mengganjal perusahaan-perusahaan nuklir.

Ia memulai dari Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045. Rencana pembangunan di undang-undang ini dibagi empat tahap. Tahap I Tahun 2025-2029 tentang Penguatan Transformasi, Tahap II Tahun 2030-2034 Akselerasi Transformasi, Tahap III 2035-2039 Ekspansi Global , dan Tahap IV Tahun 2040-2045 Perwujudan Indonesia Emas.

UU Nomor 59 Tahun 2024 mengamanatkan bahwa PLTN pertama di Indonesia beroperasi di Tahap II Tahun 2030-2034. Pada Tahap III Tahun 2035-2029 ekspansi PLTN. Bob menangkap kalimat itu bahwa pada Tahap III pembangunan PLTN sudah berkembang, baik dari sisi jumlah PLTN, kapasitas, ukuran, dan lainnya.

750 x 100 PASANG IKLAN

Pages: 1 2 3 4 5
750 x 100 PASANG IKLAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
930 x 180 PASANG IKLAN
PT. ANINDYA WIRAPUTRA KONSULT

Promo Tutup Yuk, Subscribe !