160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN

Aman, ICP Masih di Bawah Patokan APBN 2026

Ilustrasi foto: ekplorasi offshore migas. Foto: dok ESDM
750 x 100 PASANG IKLAN

Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa stok BBM nasional saat ini dalam kondisi aman dan tidak terdapat gangguan terhadap pasokan BBM maupun Liquified Petroleum Gas (LPG) di dalam negeri.

“Memang kalau kita melihat posisi harga minyak dunia sekarang sudah melampaui US$100 per barel. Ini adalah kondisi yang terjadi di global akibat dampak dari perang Iran versus Israel dan Amerika. Problemnya, kita sekarang bukan di stok. Stok, nggak ada masalah, sudah ada semuanya. Kita itu sekarang tinggal di masalah harga,” tutur Bahlil usai membuka Bazar Semarak Ramadhan 2026 di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (9/3).

Menurutnya,  pemerintah saat ini tengah menyiapkan langkah-langkah komprehensif untuk mengantisipasi dampak fluktuasi harga energi global. Ia juga meminta masyarakat tetap tenang karena pemerintah menjamin pasokan BBM tetap tersedia hingga Lebaran.

Terpisah, pengamat ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi menilai Indonesia akan menghadapi beberapa dilema dari kenaikan harga minyak mentah dunia. Menurutnya, jika harga BBM dalam negeri dinaikkan, khususnya untuk BBM subsidi, maka akan memicu inflasi dan menurunkan daya beli masyarakat. Sementara kondisi rupiah saat ini masih lemah terhadap kurs dolar AS.

750 x 100 PASANG IKLAN

“Namun, jika harga BBM tidak dinaikkan, beban APBN cukup tertekan,” kata Fahmy kepada corebusiness.co.id, Selasa (10/3/2026).

Dalam menyikapi kondisi seperti ini, menurut Fahmy, Pemerintah Indonesia perlu menempuh langkah bijak. Pertama, pemerintah perlu menentukan batas atas kenaikan harga minyak mentah dunia. Misalnya, maksimal mencapai US$ 150 per barel.

Kedua, jika harga minyak menembus angka US$ 150 per barel, maka perlu dicari momentum untuk menaikkan harga BBM. Namun, menurut Fahmy, untuk menaikkan harga BBM di saat mendekati atau bahkan setelah Lebaran cukup riskan. Dikhawatirkan menimbulkan double-digit inflation.

“Maka, momentum menaikkan harga BBM harus dijaga. Misalnya, beberapa waktu setelah Hari Raya Idulfitri,” sarannya.

750 x 100 PASANG IKLAN

Ketiga, sebelum harga BBM dinaikkan, pemerintah perlu memberikan program bantuan khusus bagi bagi rakyat miskin yang terkena dampak kenaikan harga BBM. Tujuannya, untuk mengurangi beban rakyat tersebut. (Rif)

 

Pages: 1 2Show All
750 x 100 PASANG IKLAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
930 x 180 PASANG IKLAN
DELTA SYSTECH INDONESIA

Tutup Yuk, Subscribe !