Informasi Lengkap DFSK E5 Plus, Klik: https://www.dfskmotors.co.id/Passenger/E5Plus.html
Jakarta,corebusiness.co.id-Kehadiran Bahan Bakar Original Buatan Indonesia Bos (Bobibos) menjadi daya tarik pelaku usaha ingin menjadi distributor atau agen untuk dijual kembali ke masyarakat. Manajemen Bobibos mengatakan akan mengumumkan secara resmi jika produk sudah siap dipasarkan.
Sebuah pesan singkat masuk ke layanan WhatsApp redaksi, pada Rabu, 2 September 2026. “Hallo,” demikian isi pesan singkat tersebut.
Sejurus kemudian, dia mengirimkan link berita yang diterbitkan corebusiness.co.id tertanggal 25 April 2026 berjudul: “Jelang Produksi Massal di Timor Leste, Bobibos Ikuti Uji Laboratorium di Lemigas”.
Redaksi membalas pesan tersebut seraya bertanya,” Ya, ini dengan siapakah?”
Si pengirim pesan kemudian memberitahukan namanya dan berasal dari Kota Jambi.
Ia lantas menelpon secara langsung nomor HP redaksi. Dari balik telepon, pria tersebut mengungkapkan minatnya ingin menjadi agen Bobibos di Jambi. Namun, ia mengaku belum mendapatkan informasi terkait ketentuan menjadi reseller Bobibos.
Tergelitik dengan minat pria asal Jambi yang ingin menjadi agen Bobibos, redaksi mencoba mencari informasi. Ternyata, ada sebuah informasi penting disampaikan dari akun media sosial Instagram resmi Bobibos. Informasi tentang adanya oknum-oknum yang mengaku telah menjadi agen resmi dari produk Bobibos.
“Teman-teman, kami ingin menyampaikan informasi penting. Kami menemukan adanya pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang mengaku sebagai reseller/agen resmi. Menawarkan produk kami secara ilegal. Berpotensi melakukan penipuan,” demikian pemberitahuan dari manajemen Bobibos, belum lama ini melalui akun Instagram resminya.
Manajemen juga menegaskan bahwa perusahaan belum membuka penjualan dalam bentuk apapun. Hingga saat ini perusahaan belum memiliki reseller, distributor, atau pihak ketiga untuk penjualan produk Bobibos.
“Kami akan mengumumkan secara resmi jika produk sudah siap dipasarkan. Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan teman-teman,” tulis manajemen menutup informasi penting tersebut.
Sementara itu, menukil Tempo, Komisaris Utama PT Inti Sinergi Formula, Mulyadi menyampaikan hasil uji pertama laboratorium Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) bahwa jenis bensin Bobibos mengandung angka oktana riset atau RON 98,1 dengan metode uji ASTM D 2699-19e1.
“Hasil uji pertama sudah jelas dan clear, Bobibos memiliki RON 98. Dan itu yang mengeluarkan hasil labnya, Lemigas juga. Jadi kami diminta fokus pada pengembangan Bobibos jenis bensin oleh Ditjen Migas Kementerian ESDM,” kata Mulyadi kepada Tempo, Rabu, 29 April 2026.
Mulyadi mengutarakan, di tengah isu dan situasi global yang tidak menentu, terutama di sektor energi karena terjebaknya kapal-kapal minyak di Selat Hormuz, Bobibos yang menggunakan bahan baku nabati jerami, hadir dan bisa menjadi bahan bakar alternatif.
Kehadiran Bobibos, kata dia, juga bisa menjawab kekhawatiran ancaman krisis energi karena kenaikan harga BBM. Langkah ini linier dengan Pemerintah Indonesia yang mulai mencari solusi untuk penghematan energi, khususnya yang berbahan baku dari minyak bumi, serta pengembangan sumber energi alternatif.
“Bobibos menjawab itu semua. Kita punya alternatif bahan bakar nabati, juga ongkos produksi dan jualnya saya katakan sangat murah. Bobibos RON 98 harganya empat sampai lima ribu rupiah. Jadi bisa menjadi alternatif bagi masyarakat dan seluruh rakyat Indonesia,” kata Mulyadi.
Lebih lanjut disampaikan Mulyadi bahwa Bobibos saat ini sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat Timor Leste, karena PT Inti Sinergi Formula sudah menjalin MoU dengan Timor Agranova SA untuk mengembangkan dan memproduksi massal Bobibos di negara tersebut.
“Di Timor Leste kami sudah produksi. Tinggal menunggu waktu yang pas untuk launching massal, karena Perdana Menteri dan Presiden Timor Leste akan ikut hadir bersama. Semoga setelah itu kita juga produksi massal di Indonesia,” ucap Mulyadi. (Rif)