160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN

Inflasi IHK Maret Kontraksi 0,41 Persen

750 x 100 PASANG IKLAN

Jakarta,corebusiness.co.id-Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Maret 2026 sebesar 0,41 persen (mtm). Secara tahunan, IHK mengalami inflasi sebesar 3,48 persen (yoy) atau menurun dibandingkan dengan realisasi pada bulan sebelumnya sebesar 4,76 persen (yoy).

Menurut Bank Indonesia (BI), inflasi yang tetap terjaga dalam kisaran sasarannya ini merupakan hasil dari konsistensi kebijakan moneter serta eratnya sinergi pengendalian inflasi antara BI dan Pemerintah (Pusat dan Daerah) dalam Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID) serta penguatan implementasi Program Ketahanan Pangan Nasional.

“Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi akan tetap terkendali dalam kisaran sasaran 2,5±1 persen pada 2026 dan 2027,” Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (2/4/2026).

Denny menyampaikan kelompok yang mengalami inflasi. Untuk kelompok inti, inflasi tetap terkendali. Inflasi inti pada Maret 2026 tercatat sebesar 0,13 persen (mtm), lebih rendah dari realisasi pada bulan sebelumnya sebesar 0,42 persen (mtm).

750 x 100 PASANG IKLAN

Perkembangan inflasi inti tersebut dipengaruhi terutama oleh penurunan harga komoditas emas global dan ekspektasi inflasi yang tetap terjaga, di tengah kenaikan permintaan pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri.

Secara tahunan, kata Denny, inflasi inti pada Maret 2026 tercatat sebesar 2,52 persen (yoy), menurun dari realisasi inflasi bulan sebelumnya yang sebesar 2,63 persen (yoy).

Kemudian inflasi kelompok volatile food, juga tetap terjaga. Kelompok volatile food pada Maret 2026 mengalami inflasi sebesar 1,58 persen (mtm), menurun dibandingkan dengan realisasi inflasi bulan sebelumnya sebesar 2,50 persen (mtm).

Inflasi kelompok volatile food disumbang terutama oleh komoditas daging ayam ras, beras, dan telur ayam ras seiring dengan peningkatan permintaan selama periode HBKN Idulfitri. Secara tahunan, kelompok volatile food mengalami inflasi sebesar 4,24 persen (yoy), lebih rendah dari inflasi bulan sebelumnya yang sebesar 4,64 persen (yoy).

750 x 100 PASANG IKLAN

Ke depan, diperkirakan BI, inflasi volatile food masih terkendali didukung oleh eratnya sinergi antara BI bersama TPIP dan TPID, serta penguatan implementasi Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS).

Berikutnya kelompok administered prices mencatat inflasi. Kelompok administered prices pada Maret 2026 mengalami inflasi sebesar 0,31 persen (mtm), meningkat dibandingkan realisasi deflasi pada bulan sebelumnya sebesar 0,03 persen (mtm). Inflasi terutama disumbang oleh komoditas bensin dan tarif angkutan antarkota seiring dengan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi dan peningkatan mobilitas pada periode HBKN Idulfitri.

Secara tahunan, kelompok administered prices tercatat inflasi sebesar 6,08 persen (yoy), lebih rendah dari inflasi bulan sebelumnya sebesar 12,66 persen (yoy). (Rif)

750 x 100 PASANG IKLAN

750 x 100 PASANG IKLAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
930 x 180 PASANG IKLAN
DELTA SYSTECH INDONESIA

Tutup Yuk, Subscribe !