Jakarta,corebusiness.co.id– Berdasarkan catatan Shopify, di tahun 2025 ada lima ide bisnis yang bisa membantu Anda meraih keuntungan lebih besar dari modal yang dikeluarkan. Ide bisnis ini mungkin saja menjadi peluang baru bagi Anda.
Awal tahun 2025 menjadi masa menyedihkan bagi pekerja di PT Sri Rejeki Isman (Sritex). Raksasa tekstil asal Solo itu dinyatakan bangkrut, yang diikuti dengan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) puluhan ribu pekerjanya.
Berdasarkan laporan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), hingga Februari 2025 secara total, jumlah buruh yang terdampak PHK Sritex mencapai 10.665 orang. PHK ini sebagai tindak lanjut status pailit perusahaan yang diputuskan inkracht oleh Mahkamah Agung.
Gelombang PHK itu terdiri dari bulan Januari sebanyak 1.065 orang di PT Bitratex Semarang. Di Februari PHK sebanyak 8.504 orang pada PT Sritex Sukoharjo, lalu PT Primayuda Boyolali 956 orang, PT Sinar Panja Jaya Semarang 40 orang, PT Bitratex Semarang 104 orang.
Kabar PHK juga muncul dari dua pabrik sepatu yang berlokasi di Tangerang, Banten, lantaran bangkrut. Dua pabrik sepatu, yakni PT Adis Dimension Footwear dan PT Victory Ching Luh terpaksa melakukan PHK massal terhadap ribuan karyawannya. PHK dilakukan PT Adis Dimension Footwear terhadap 1.500 karyawan. Sementara PT Victory Ching Luh sedang dalam proses PHK terhadap 2.000 pekerja.
Sebelum itu, di penghujung Februari, kabar PHK juga menyeruak dari Yamaha Music yang akan menutup dua pabriknya di Indonesia. Dua pabrik Yamaha Music yang akan ditutup adalah PT Yamaha Music Product Asia yang berlokasi di Bekasi, Jawa Barat dan PT Yamaha Music Indonesia yang berlokasi Pulo Gadung, Jakarta Timur. Keduanya merupakan pabrik divisi piano. Setidaknya 1.100 orang buruh terkena PHK akibat penutupan pabrik alat musik tersebut.
Ekonom Indonesia mengungkap, penyebab utama gelombang PHK akibat berbagai dinamika ekonomi yang terjadi baik di tingkat domestik maupun global.