160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN

Sempat Tertunda, Mentan Amran akan Umumkan Detik-Detik Swasembada Pangan 7 Januari 2026

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman.
750 x 100 PASANG IKLAN

Jakarta,corebusiness.co.id-Pemerintah sedang bersiap-siap akan mengumumkan detik-detik capaian swasembada pangan komoditas strategis beras dan jagung pada Rabu, 7 Januari 2026.

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, agenda pengumuman swasembada pangan tertulis dalam sebuah surat resmi dari Kementerian Pertanian Nomor: B-15/ RC.020/ A/ 01/ 2026, tertanggal 4 Januari 2026, yang ditandatangani Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Dr. Ir. Suwandi, M.Si. Surat itu terkait: Undangan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan.

“Dalam rangka pencapaian pembangunan pertanian tahun 2025, Kementerian Pertanian akan menyelenggarakan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan bersama Bapak Presiden RI yang dihadiri 5.000 petani/penyuluh secara luring dan 2 juta petani secara daring,” demikian isi surat undangan tersebut.

Diinformasikan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan pada Rabu, 7 Januari 2026, pukul 07.00 WIB–selesai, di halaman Kantor Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat.

750 x 100 PASANG IKLAN

Surat undangan ditembuskan kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.

Sebelumnya, Mentan Andi Amran Sulaiman merencanakan akan mengumumkan detik-detik swasembada pangan untuk komoditas strategis seperti beras dan jagung pada 31 Desember 2025 pukul 12.00 WIB sesuai target nasional.

Amran mengatakan, capaian swasembada dapat diwujudkan karena produksi nasional meningkat dan distribusi pangan semakin stabil, sehingga ketahanan pangan Indonesia berada pada posisi yang kuat dan terjaga.

Insya Allah kita berdoa, kita bisa umumkan swasembada nanti. Di tanggal 31 Desember jam 12.00 kita umumkan bahwa Indonesia swasembada,” kata Mentan Amran di sela-sela pelepasan bantuan kemanusiaan 207 truk logistik untuk daerah terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatera, di Jakarta, Kamis (4/12/2025), dikutip Antara.

750 x 100 PASANG IKLAN

Namun, rencana pengumuman swasembada pangan tertunda. Wamentan Sudaryono menjelaskan pengunduran agenda tersebut. Menurutnya, penundaan karena Presiden Prabowo Subianto masih fokus terhadap penanganan kedaruratan bencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Kalau nggak salah diundur tanggal berapa gitu, nggak tanggal 31 (Desember 2025 malam). Pak Presiden dan kita semua lagi fokus kedaruratan (bencana Sumatera). Jadi nggak ada pengumuman di 31 (Desember 2025) malam,” kata Sudaryono seusai Pelepasan Bantuan Kemanusiaan dari Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Tahap II senilai Rp2,4 miliar untuk Sumatera, di Jakarta, Rabu (31/12/2025).

Meski pengumuman ditunda, Sudaryono menegaskan pencatatan capaian swasembada tetap dilakukan menjelang akhir tahun, karena menjadi penanda penting selama 2025 tanpa impor beras dan jagung.

Menurutnya, pencatatan komoditas beras dan jagung, sebagai dua pilar utama pangan nasional yang produksinya terus diperkuat melalui kebijakan hulu dan penguatan sektor pertanian di seluruh sentra produksi nasional. (Rif)

750 x 100 PASANG IKLAN

 

 

 

750 x 100 PASANG IKLAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
930 x 180 PASANG IKLAN
DELTA SYSTECH INDONESIA

Tutup Yuk, Subscribe !