160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN

Mengikuti Jejak Nikel dan Bauksit, Tahun Depan Pemerintah Kaji Larangan Ekspor Bijih Timah

Bijih timah. Foto: Ist
750 x 100 PASANG IKLAN

Jakarta,corebusiness.co.id-Pemerintah akan mengkaji penghentian ekspor bijih timah. Mengikuti jejak bijih nikel dan bauksit, diizinkan ekspor hanya dalam bentuk produk olahan di dalam negeri.

Pernyataan itu disampaikan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia di Jakarta melalui keterangan tertulis, dikutip Sabtu (14/2/2025).

Bahlil mengatakan bahwa rencana penghentian ekspor bijih timah untuk mendukung hilirisasi, salah satu program prioritas Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong transformasi ekonomi Indonesia.

Bahlil memandang hilirisasi sebagai mesin pertumbuhan ekonomi nasional. Ia mencontohkan pelarangan ekspor bijih nikel pada tahun 2018-2019, berbuah manis dengan total ekspor nikel mencapai sepuluh kali lipat pada periode 2023-2024.

750 x 100 PASANG IKLAN

Mengikuti jejak bijih nikel, kata dia, ke depan, Kementerian ESDM akan mengkaji penyetopan ekspor beberapa komoditas mineral lainnya, termasuk timah. Ia menekankan, ekspor barang mentah harus digantikan dengan komoditas hasil industri hilirisasi dalam negeri demi memperkuat posisi ekonomi Indonesia.

“Total ekspor nikel kita tahun 2018-2019 itu hanya US$3,3 miliar. Begitu kita melarang ekspor, di 2024 itu total ekspor kita sudah mencapai US$34 miliar. Sepuluh kali lipat hanya dalam waktu 5 tahun. Inilah kemudian yang menjadi dorongan pertumbuhan ekonomi yang merata, menciptakan lapangan pekerjaan,” tuturnya.

Dinilai kebijakan larangan ekspor bijih nikel memberikan nilai lebih terhadap pendapatan negara, pemerintah kemudian menghentikan ekspor bijih bauksit pada 2024.

“Tahun lalu kita melarang ekspor bauksit. Dan tahun ke depan, kita akan mengkaji untuk beberapa komoditas lain, termasuk timah. Tidak boleh lagi kita ekspor barang mentah. Silakan teman-teman membangun investasi hilirisasi di dalam negeri,” sambung Bahlil.

750 x 100 PASANG IKLAN

Ketua Umum Partai Golkar tersebut mengutarakan, beberapa waktu yang lalu Presiden Prabowo telah menetapkan 18 proyek hilirisasi sebagai prioritas nasional 2026 dengan nilai investasi mencapai Rp618 triliun. Proyek-proyek tersebut mencakup berbagai sektor strategis dan ditargetkan mulai berjalan pada tahun ini, termasuk hlirisasi bauksit, nikel, gasifikasi batubara, hingga kilang minyak.

Produk hasil hilirisasi ini ditargetkan menjadi barang yang dapat menggantikan barang-barang impor dari luar negeri. Bahlil pun mengundang investor nasional, termasuk sektor perbankan, untuk masuk menyuntikkan dananya pada proyek strategis nasional ini.

“Semua produknya adalah untuk melahirkan substitusi impor. Ini captive market dalam negeri. Nah, ini kesempatan perbankan untuk membiayai. Jangan sampai kalian tidak biayai lagi, nanti dikira hilirisasi itu hanya nilai tambahnya dikuasai oleh teman-teman kita dari luar negeri,” pungkasnya.

Pemerintah memperkirakan hingga 2040, program hilirisasi di berbagai sektor diprediksi akan mendatangkan investasi mencapai US$618 miliar. Dari jumlah itu, US$498,4 miliar datang dari subsektor mineral dan batubara (minerba) dan US$68,3 miliar dari minyak dan gas bumi. Hilirisasi juga diproyeksikan mendatangkan ekspor US$857,9 miliar, Pendapatan Domestik Bruto (PDB) US$235,9 miliar, hingga lebih dari 3 juta tenaga kerja.

750 x 100 PASANG IKLAN

Sebagai informasi, Indonesia menduduki peringkat kedua negara penghasil timah terbesar di dunia setelah China.

Menurut Booklet Tambang Timah 2020 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pada 2019 Indonesia memproduksi 78.189 ton timah dengan total cadangan mencapai 800 ribu ton.

Mineral timah di Indonesia tersebar di beberapa daerah yang dinamai dengan The Indonesian Tin Belt. Memang, timah hanya dapat ditemukan di pulau tertentu saja, seperti pulau-pulau di Bangka Belitung, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Utara. (Rif)

750 x 100 PASANG IKLAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
930 x 180 PASANG IKLAN
DELTA SYSTECH INDONESIA

Tutup Yuk, Subscribe !