Jakarta,corebusiness.co.id-Setelah Zoe Hong Yee-mezzo soprano dari negeri Malaysia-menyanyikan puisi tembang puitik (art song) oleh komponis Ananda Sukarlan berjudul “Meditasi Batu” karya Penyair Pulo Lasman Simanjuntak kembali dirilis di channel YouTube Wawan Hamzah Arfan, penyair dari Kota Cirebon, baru-baru ini.
Seperti diketahui sebelumnya Zoe Hong Yee menyanyikan tembang puitik tersebut-dengan iringan piano klasik- bertujuan untuk mengambil disertasi S2 jurusan musik klasik internasional di Universitas Glasgow, Skotlandia, Inggris, Kamis,16 Maret 2025.
Sementara puisi dalam lagu berjudul “Meditasi Batu” karya Penyair Pulo Lasman Simanjuntak-dikenal juga sebagai jurnalis senior-juga dirilis pada channel YouTube Wawan Hamzah Arfan, seorang penyair dari Kota Cirebon, Jawa Barat.
“Dengan mempergunakan teknologi kecerdasan buatan AI, puisi dalam lagu ‘Meditasi Batu’ sebelumnya telah disajikan dalam format musik klasik internasional, dan saat ini dalam format musik populer dengan berbagai irama musik yang berkualitas dan enak untuk didengar semua lapisan masyarakat, bukan hanya sastra saja,” ujar Pulo Lasman Simanjuntak di Jakarta, Minggu (15/2/2026).
Karya puisi Pulo Lasman Simanjuntak telah diterbitkan dalam 7 buku antologi puisi tunggal dan 50 buku antologi puisi bersama para penyair di seluruh Indonesia.
Bahkan sejak tahun 1980 hingga 2026 ini, ratusan karya puisinya telah dimuat di 23 media cetak (koran, surat kabar mingguan, dan majalah) serta ditayangkan (dipublish) pada sekitar 300 media online (website) maupun majalah digital baik Indonesia dan Malaysia.
“Jadi, karya puisi bisa dipublikasikan baik melalui media cetak seperti penerbitan buku antologi puisi, tayang pada media online, sosial media dan kali ini dalam format musik dan lagu,” pungkasnya.
Berikut puisi berjudul ‘Meditasi Batu’ karya Pulo Lasman Simanjuntak:
MEDITASI BATU
Pada akhirnya
kutikam pertarungan
berulangkali-
tanpa belati tajam
Amarah manusia lama
meledak dari lautan
paling dalam
Maka harus kuakhiri
dengan meditasi batu
untuk menabur suara Ilahi
di tanah berbuah
Tanpa harus melirik
tabiat orang lain
karena aku wajib
menjadi manusia baru
Jakarta, Selasa 21 Februari 2023.