160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN

Saham Grab Turun Empat Persen, Perusahaan Ubah Strategi Bisnis

Gedung Grab Holding di One-North Singapura. Foto: iStock
750 x 100 PASANG IKLAN

Jakarta,corebusiness.co.id-Grab Holding memperkirakan pendapatan fiskal 2026 di bawah ekspektasi Wall Street, menandakan momentum yang lebih lambat dalam bisnis inti perusahaan teknologi tersebut.

Grab Holdings adalah perusahaan teknologi multinasional Singapura yang berkantor pusat di One-North  Singapura. Perusahaan ini merupakan pengembang aplikasi super untuk layanan transportasi daring, pengiriman bahan makanan, makanan, dan kebutuhan sehari-hari pelanggan, serta layanan pembayaran digital di perangkat seluler. Grab beroperasi di Singapura, Malaysia, Kamboja, Indonesia, Myanmar, Filipina, Thailand, dan Vietnam.

Perusahaan ini mulai diperdagangkan secara publik di NASDAQ tahun 2021, setelah merger SPAC terbesar pada saat itu. Tahun 2023, Fast Company mencantumkan Grab di antara perusahaan-perusahaan paling inovatif di kawasan Asia Pasifik.

Namun, di tengah kondisi ekonomi global yang sedang tidak menentu, dampaknya merambat ke kawasan Asia Tenggara. Tingkat inflasi yang tinggi di pasar-pasar utama Asia Tenggara, ditambah dengan dampak kebijakan tarif AS, telah mendorong konsumen untuk lebih selektif dalam pengeluaran, karena mereka membatasi anggaran pengeluaran yang tidak penting dan mencari opsi penghematan biaya untuk pembelian rutin.

750 x 100 PASANG IKLAN

Di kawasan Asia Tenggara, negara yang pertumbuhan ekonominya paling tinggi adalah Vietnam. Berdasarkan data yang disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, Amalia Adininggar Widyasanti, pertumbuhan ekonomi Vietnam sepanjang tahun 2025 mencapai 8 persen. Indonesia berada di posisi kedua, dengan pertumbuhan ekonomi 5,11 persen, disusul Malaysia 4,9 persen, Singapura 4,8 persen, dan Filipina 4,4 persen.

Bahkan, China yang berada di kawasan Asia Timur–dikenal sebagai negara pengendali perdagangan dan bisnis global, sepanjang tahun 2025 ekonominya hanya tumbuh 5 persen.  Masih jauh lebih tinggi dibandingkan Korea Selatan yang ekonominya hanya mampu tumbuh 1 persen.

Ternyata, kondisi pertumbuhan ekonomi moderat di beberapa negara Asia Tenggara ikut berdampak pada kinerja Grab. Saham perusahaan turun sekitar 4 persen dalam perdagangan, pada Rabu (11/2/2026).

Grab cepat-cepat mengubah strategi. Perusahaan memanfaatkan platform saver-nya untuk menarik pelanggan dengan meluncurkan layanan paket hemat dengan diskon, dan paket bundling untuk menurunkan biaya pengiriman dalam upaya untuk mengikuti perubahan pola pengeluaran yang cepat.

750 x 100 PASANG IKLAN

“Kami akan terus membuat layanan kami terjangkau, karena itu benar-benar salah satu bisnis yang paling cepat berkembang dalam hal menambahkan pengguna baru ke platform saat ini,” kata CFO Peter Oey seperti dikutip Reuters, Kamis (12/2/2026).

Peter menambahkan bahwa tahun ini perusahaan berencana untuk menggandakan bisnis layanan pengiriman bahan makanan, yang tumbuh 1,7 kali lebih cepat daripada segmen pengiriman makanan.

Grab juga merencanakan akan mengakuisisi perusahaan jasa keuangan digital AS, Stash Financial, dalam kesepakatan yang awalnya bernilai $425 juta, di mana setengah dari kepemilikan saham akan dibayarkan pada saat penutupan. Sisa kepemilikan saham akan dibayarkan dengan “nilai pasar wajar” selama tiga tahun setelah penutupan kesepakatan.

London Stock Exchange Group (LSEG) memperkirakan dari akuisisi Stash Financial, pendapatan tahunan Grab antara $4,04 miliar dan $4,10 miliar.Sementara Grab memperkirakan laba tahunan yang disesuaikan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi antara $700 juta dan $720 juta.

750 x 100 PASANG IKLAN

Sebagai informasi, Grab telah melaporkan pendapatan kuartal IV-2025 sebesar $906 juta. Angka ini meleset dari perkiraan sebesar $940,7 juta.

Perusahaan juga memperkirakan pendapatan akan tumbuh 20 persen per tahun dari tahun 2025 hingga 2028. (Rif)

750 x 100 PASANG IKLAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
930 x 180 PASANG IKLAN
DELTA SYSTECH INDONESIA

Tutup Yuk, Subscribe !