160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN

PDB Malaysia Tahun 2025 Diprediksi 4,9 Persen

Gedung Department of Statistics Malaysia. Foto: Ist
750 x 100 PASANG IKLAN

Jakarta,corebusiness.co.id-Pertumbuhan ekonomi Malaysia diproyeksi melaju di atas ekspektasi pemerintah pada 2025. Produk Domestik Bruto (PDB) Negeri Jiran itu diprediksi tumbuh 4,9 persen di 2025.

Badan Pusat Statistik Malaysia (Department of Statistics Malaysia/DOSM) menyatakan, capaian tersebut melampaui proyeksi pemerintah dan bank sentral yang berada di kisaran 4-4,8 persen, melambat dari pertumbuhan 5,1% yang tercatat pada tahun 2024.

Kinerja kuat di akhir tahun atau kuartal IV 2025 yang mencapai 5,7 persen secara tahunan itu turut menopang pertumbuhan ekonomi Malaysia. Angka tersebut lebih cepat dibandingkan kuartal III yang tumbuh 5,2 persen, dan menjadi laju pertumbuhan tercepat sejak kuartal II 2024 yang mencatatkan pertumbuhan 5,9 persen.

“Kinerja sektor ini didukung aktivitas perdagangan grosir dan ritel, transportasi dan penyimpanan, serta subsektor makanan dan minuman serta akomodasi,” kata Kepala BPS Malaysia  Mohd Uzir Mahidin, dikutip Minggu (18/1/2026).

750 x 100 PASANG IKLAN

Selain jasa, sektor manufaktur juga menunjukkan performa solid dengan pertumbuhan 6,0 persen. Pendorong utamanya berasal dari industri produk listrik, elektronik, dan optik, serta pengolahan minyak dan lemak nabati maupun hewani serta makanan.

Selanjutnya, sektor konstruksi tetap menjadi motor pertumbuhan dengan laju 11,9 persen, seiring kuatnya aktivitas pembangunan non-perumahan dan pekerjaan konstruksi khusus.

Sektor pertanian juga tercatat terjadi lonjakan 5,1 persen, berbalik dari pertumbuhan marginal 0,4 persen pada kuartal III-2025, terutama didorong peningkatan produksi kelapa sawit.

Sementara sektor pertambangan hanya tumbuh 1,1 persen, karena adanya perlambatan produksi minyak mentah dan kondensat. (Gaska)

750 x 100 PASANG IKLAN

 

 

 

 

750 x 100 PASANG IKLAN

“Pertumbuhan ekonomi pada kuartal keempat tahun 2025 juga didukung oleh penguatan berkelanjutan dari permintaan domestik,” kata Kepala Ahli Statistik Mohd Uzir Mahidin.

 

KETIDAKPASTIAN PERDAGANGAN GLOBAL AKAN MEMBEBANI PEREKONOMIAN

Amerika Serikat telah mengenakan tarif 19% pada sebagian besar impor dari Malaysia. Ketidakpastian yang masih ada seputar perdagangan global dan tarif diperkirakan akan terus membebani perekonomian, dengan pemerintah Malaysia memproyeksikan pertumbuhan antara 4% dan 4,5% untuk tahun 2026.

 

 

750 x 100 PASANG IKLAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
930 x 180 PASANG IKLAN
DELTA SYSTECH INDONESIA

Tutup Yuk, Subscribe !