160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN

Setelah Moody’s, Fitch juga Revisi Peringkat Prospek Kredit Indonesia, dari Stabil Jadi Negatif

750 x 100 PASANG IKLAN

Mereka juga memperingatkan bahwa Indonesia dapat diturunkan peringkatnya dari “pasar berkembang” menjadi “pasar perbatasan” jika gagal menyelesaikan masalah tersebut.

Sekitar $120 miliar nilai pasar lenyap dari bursa saham Indonesia setelah pengumuman MSCI.

Kedua, masih di Januari 2026, Goldman Sachs menurunkan pandangannya terhadap ekuitas Indonesia menjadi “underweight” dan memperkirakan bahwa arus keluar investasi asing dapat mencapai $7,8 miliar jika Indonesia diturunkan peringkatnya oleh MSCI menjadi status pasar perbatasan, meskipun mereka menganggap skenario tersebut tidak mungkin terjadi.

Ketiga, pada Februari 2026, lembaga pemeringkat Moody’s menurunkan prospek peringkat kredit Indonesia menjadi “negatif” dari “stabil”, dengan alasan berkurangnya prediktabilitas dalam pembuatan kebijakan.

750 x 100 PASANG IKLAN

Seperti Fitch, Moody’s mempertahankan peringkatnya di BBB, tetapi mengatakan bahwa perubahan ke prospek negatif mencerminkan risiko efektivitas kebijakan dan tanda-tanda melemahnya tata kelola.

Keempat, Moody’s juga menurunkan prospek untuk beberapa perusahaan, termasuk perusahaan telekomunikasi Telkom Indonesia, produsen mie instan Indofood CBP Sukses Makmur, dan perusahaan alat berat dan pertambangan United Tractors.

Kelima, penyedia indeks FTSE Russell mengatakan pada awal Februari bahwa mereka telah menunda tinjauan terhadap Indonesia, dengan menyampaikan kekhawatiran serupa dengan yang diangkat oleh MSCI tentang betapa sulitnya menentukan tingkat saham yang beredar bebas, atau saham yang dapat diperdagangkan secara bebas.

FTSE mengatakan akan memberikan pembaruan lain sebelum tinjauan global dijadwalkan pada Mei 2026.

750 x 100 PASANG IKLAN

Keenam, setelah pengumuman MSCI, sejumlah regulator top Indonesia mengundurkan diri, termasuk kepala Bursa Efek Indonesia (IDX), dan otoritas keuangan Indonesia menjanjikan rencana reformasi besar-besaran.

Ketujuh, sebagai tanggapan terhadap Moody’s, Pemerintah Indonesia mengatakan akan menjelaskan kebijakannya secara lebih rinci kepada lembaga pemeringkat global, termasuk tujuan dari dana kekayaan negara barunya: Danantara Indonesia.

Moody’s juga menunjuk pada ketidakpastian terkait pendanaan Danantara, arah kebijakan, dan prioritas investasi. (Rif)

750 x 100 PASANG IKLAN

Pages: 1 2Show All
750 x 100 PASANG IKLAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
930 x 180 PASANG IKLAN
DELTA SYSTECH INDONESIA

Tutup Yuk, Subscribe !