160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN
160 x 600 PASANG IKLAN

Purbaya Pasang Angka 6 Persen untuk Pertumbuhan Ekonomi 2026

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
750 x 100 PASANG IKLAN

Jakarta,corebusiness.co.id–Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa sudah ancang-ancang mengoptimalkan seluruh mesin untuk menggerakkan roda perekenomian. Ia pasang target 6 persen untuk pertumbuhan ekonomi tahun 2026.

Angka 6 persen lebih tinggi dari perkiraan Purbaya atas capaian pertumbuhan ekonomi 2025 sebesar 5,2 persen.  Ia optimistis pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2025 sebesar 5,5 persen year-on-year (yoy), sementara secara tahunan (full year) ekonomi tumbuh 5,2 persen. Jadi, sesuai dengan yang ditargetkan dalam ketetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.

Perkiraan Purbaya berbeda dengan ekonom yang rata-rata mememproyeksikan pertumbuhan ekonomi di sekitaran 5,07 persen-5,1 persen. Posisinya di bawah target APBN 2025, namun masih di atas capaian pertumbuhan ekonomi tahun 2024 sebesar 5,03 persen.

Perkiraan ekonom terhadap pertumbuhan ekonomi tahun 2025 terbilang prestasi bagi Purbaya yang baru dilantik Presiden Prabowo sebagai Menkeu pada 8 September 2025. Sementara untuk merealisasikan target 6 persen, Purbaya mempunyai waktu 12 bulan full selama tahun 2026.

750 x 100 PASANG IKLAN

Tak hanya pasang target untuk 2026, pria kelahiran 17 Juli 1964 tersebut sudah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi tahun 2027 sebesar 6,5 persen, 7 persen di tahun 2028, dan menjelang 2029 mendekati 8 persen.

Sambil berseloroh, target-target tersebut, kata dia optimis akan dicapai selama masih menjabat Menkeu hingga 2029, alias tidak di-resuffle Presiden Prabowo.

Menkeu menegaskan bahwa arah perekonomian nasional saat ini berada pada jalur yang tepat dan terus mengalami percepatan setelah melewati periode perlambatan. Ia menilai pemulihan ekonomi Indonesia berlangsung kuat dan berkelanjutan.

“Saat ini kami berupaya menggerakkan dua mesin pertumbuhan sekaligus, yaitu sektor pemerintah dan sektor swasta. Dengan itu, pertumbuhan di atas 6 persen menjadi mudah dicapai. Kami memanfaatkan seluruh mesin pertumbuhan ekonomi untuk memastikan ekonomi tumbuh pada kapasitas maksimalnya,” tutur Purbaya dalam acara Indonesia Economic Summit 2026 di Jakarta pada Selasa (3/2/2026).

750 x 100 PASANG IKLAN

Ia menyebutkan, untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi, pemerintah terus memperbaiki iklim usaha melalui penyederhanaan birokrasi dan penghapusan berbagai hambatan investasi. Salah satu langkahnya adalah pembentukan satuan tugas khusus untuk menyelesaikan kendala dunia usaha.

“Kami memiliki satuan tugas khusus debottlenecking, di mana setiap pelaku usaha dapat menyampaikan langsung kendala yang dihadapi. Saya pikir satu tahun dari sekarang kita akan memiliki kondisi iklim bisnis yang berbeda dan jauh lebih baik. Itu cukup untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dan lebih cepat,” terangnya.

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) dari 2020–2025 mengatakan bahwa saat ini perekonomian bergerak ke arah yang benar dan terus mengalami percepatan.

“Setelah empat bulan perkembangan ekonomi terakhir, sudah jelas bahwa pemulihan ekonomi kuat dan akan semakin menguat,” ucapnya.

750 x 100 PASANG IKLAN

Menurutnya, kunci utama untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi adalah memperbaiki fundamental ekonomi Indonesia secara menyeluruh. Pemerintah tetap menjaga stabilitas fiskal meskipun memberikan stimulus untuk mendorong pertumbuhan.

“Kami memastikan likuiditas yang cukup dalam sistem, menjaga stabilitas fiskal, dan melakukan ekspansi fiskal untuk mendorong perekonomian, namun tetap tidak melampaui batas defisit 3 persen dari PDB. Meski memberikan stimulus, kami tetap menjaga kehati-hatian fiskal,” ungkap suami Ida Yulidina, yang merupakan pemenang ajang Wajah Femina tahun 1989. (Rif)

750 x 100 PASANG IKLAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
930 x 180 PASANG IKLAN
DELTA SYSTECH INDONESIA

Tutup Yuk, Subscribe !