
Jakarta,corebusiness.co.id-Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, mengaudit secara menyeluruh atas aset maupun hibah, yang telah mereka dapatkan dari pemerintah.
Ketua Umum Dekopin Bambang Haryadi menyatakan bahwa hal ini dilakukan agar Dekopin bisa berjalan secara transparan dibawa kepengurusannya.
Niatan Dekopin untuk meminta di audit oleh BPK dikarenakan selama 5 terakhir ini Dekopin belum pernah di audit oleh BPK RI. Maka dari itu, Bambang berharap BPK bisa mengecek kegiatankegiatan Dekopin sebelumnya dan pihaknya pun akan bertanggung jawab atas hibah uang yang telah diberikan oleh pemerintah tersebut.
“Kami dalam rangka ingin menjalankan organisasi ini, tahap awal kami ingin melakukan audit secara menyeluruh atas aset maupun hibah-hibah dari pemerintah.Kita sampaikan BPK membuka ruang yang sebesar-besarnya kepada Dekopin untuk permintaan audit tersebut.”ujar Bambang Haryadi.
Wakil Ketua BPK, Budi Prijono menegaskan bahwa pihaknya siap membantu Dekopin dalam menjalankan organisasinya.
“Hal yang berkaitan dengan perkembangan dekopin bisa kita bantu untuk kelancaran tugas-tugas Dekopin kedepan, termasuk kegiatan yang bersifat audit terhadap permasalahan-permasalahan Dekopin yang selama ini pintu masuknya pasti melalui Kementerian Kooperasi.”tutup Budi Prijono.(RK).